Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026
Kasad Jenderal TNI Mulyono dan Gubsu Hadiri Peresmian SP3T di Langkat

Kementerian Pertanian: Pendampingan TNI, Penghasilan Petani Semakin Meningkat

- Sabtu, 11 Februari 2017 18:50 WIB
390 view
Kementerian Pertanian: Pendampingan TNI, Penghasilan Petani Semakin Meningkat
SIB/ Sukardi Bakara
Peresmian SP3T: Kasad Jenderal TNI Mulyono, Dr Ali Jamil Harahap, Gubsu HT Erry Nuradi, anggota DPD RI Parlindungan Purba dan Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH di sela-sela menghadiri peresmian Pembangunan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpa
Langkat (SIB)- Menteri Pertanian diwakili Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Dr Ali Jamil Harahap mengaku seiring  bantuan alat dan mesin pertanian  (Alsintan) serta pendampingan TNI penghasilan petani   semakin meningkat.

Hal itu diungkapkan Ali Jamil Harahap mewakili Menteri Pertanian Andi Sulaiman yang berhalangan dan kembali bertolak ke Jakarta karena ibunda Andi Sulaiman meninggal dunia saat hadir pada peresmian Pembangunan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) di Kabupaten Langkat di  Desa Namukur Utara Kecamatan Sei Bingei, Jumat (10/2).

"Apresiasi saya kepada TNI atas  kepedulian dalam mendampingi petani tentang penggunaan alat, pupuk, benih dan irigasi telah membuat hasil pertanian menjadi maksimal. Semoga Kabupaten Langkat salah satu sentral pertanian semakin meningkatkan  produksinya masa yang akan datang sebut  Dr Ali Jamil.

Turut hadir dalam peresmian sekaligus peletakan batu pertama SP3T  Langkat, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) RI  Jenderal TNI  Mulyono, Gubsu H T Erry Nuradi dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung  para Dandim dan sejumlah kepala daerah di Sumut.

Sebelumnya Kasad Jenderal TNI Mulyono  mengatakan untuk menyelamatkan para petani di Indonesia, khususnya di daerah lumbung pertanian seperti Kabupaten Langkat, TNI bergerak untuk mempelopori, memfasilitasi, memotivasi dan membuat suatu uji coba SP3T dengan harapan petani dapat menggarap sawahnya dengan maksimal.

Karenanya melalui SP3T, para petani diharapkan tidak lagi khawatir akan cuaca hujan saat panen,  karena saat ini pemerintah telah memiliki  alat pengering padi.

Gubsu H T Erry Nuradi menyampaikan bahwa sebagai kabupaten yang memberikan kontribusi besar bagi Pertanian RI, para petani Langkat telah berjuang maksimal untuk menjadi pahlawan bagi Indonesia.

"Kehadiran SP3T akan semakin mendukung produksi pertanian di Sumut khususnya Langkat, sehingga para petani di Langkat dapat semakin sejahtera dan angka kemiskinan akan semakin berkurang," sebutnya.

Sedangkan Bupati Langkat  sambutannya mengapresiasi program TNI dalam bidang pertanian  dan hal ini sebuah terobosan yang luar biasa, sehingga kita tidak lagi import beras dari luar.  Untuk itu melalui teknologi sebagai perkembangan pertanian modern,  pembangunan SP3T sebagai tonggak awal yang baik bagi kemajuan pertanian di Indonesia khususnya di Kabupaten Langkat.

"TNI sudah bergerak melakukan pemindahan transformasi sosial untuk menyelamatkan petani, mari kita dukung agar pertanian yang menjadi aset nasional," sebut Ngogesa Sitepu.

Sementara itu dalam agenda lain berupa penanaman jagung perdana  dengan sistem tumpang sari   di areal Perkebunan PTPN II Kebun Tanjung Jati Kecamatan Binjai Langkat seluas 60 Ha diwakilkan Kasad kepada  Asisten  Teritorial Kasad   Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak. Tampak hadir mewakili Kadis Pertanian Sumut dan mewakili Bupati Kadis Pertanian Langkat Nasiruddin.

Dalam kesempatan itu Aster Kasad menyampaikan maaf atas berhalangan Menteri Pertanian, namun demikian, Simanjuntak menyampaikan salam dan apresiasinya kepada masyarakat  Langkat maupun seluruh Babinsa Kodim 0203/Lkt.

Menurut Aster Mayjen Komaruddin Simanjuntak, pemerintah optimis swasembada jagung akan terealisasi dan melalui pendampingan TNI kepada petani bukan untuk mengambil alih tugas dan peran Menteri Pertanian, namun sebagai  upaya mendukung program ketahanan dan swasembada pangan  tindak lanjut MoU Kementerian Pertanian dengan TNI AD dalam Rapim terpusat diikuti para Dandim dan Danrem se-Indonesia, di Pangkalan Bun, Kalimantan beberapa waktu lalu.  (B-04/d)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru