Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Mainan Anak-anak di Rantauprapat Terbakar, Seorang Tewas Terpanggang

- Minggu, 12 Februari 2017 22:33 WIB
763 view
Mainan Anak-anak di Rantauprapat Terbakar, Seorang Tewas Terpanggang
SIB/Ali Yasil Sagala
TERBAKAR: Petugas pemadam kebakaran dari Badan Kesbangpollinmas Pemkab Labuhanbatu berjuang memadamkan api yang membakar 1 toko mainan anak-anak di Jalan Imam Bonjol Rantauprapat, Sabtu (11/2). Kebakaran itu menewaskan Albert, anak pemilik toko.
Rantauprapat (SIB)- Satu toko mainan anak-anak berlantai 3 di Jalan Imam Bonjol Rantauprapat terbakar, Sabtu (11/2). Anak pemilik toko, Albert (26), yang mengalami keterbelakangan mental, tewas terpanggang.

"Apinya berawal dari lantai bawah, tapi kita belum tahu apa penyebabnya," kata petugas pengamanan di lokasi.

Butuh waktu 3 jam lebih untuk memadamkan api yang membakar material dagangan yang didominasi dari bahan plastik tersebut. Pemadaman dilakukan petugas pemadam kebakaran dengan 5 unit mobil Damkar.

"Kita bekerja keras dan lima unit mobil Damkar kita turunkan memadamkan kebakaran ini," kata Azhar Rambe, Kabid Damkar Badan Kesbangpollinmas.
Camat Rantau Utara Andre SSTP, di lokasi kebakaran menyebut korban terbakar, Albert, berhasil dievakuasi dari tangga dekat kamar mandi lantai 3 ruko tersebut dengan kondisi tidak bernyawa.

"Sekitar jam 1 siang, petugas baru dapat mengevakuasi korban dari lantai 3 dan dikeluarkan dari ruko sebelah," sebutnya.

Isak tangis keluarga pecah saat korban tewas berhasil diturunkan petugas. Ibu korban, Anggika (51), menjerit histeris melihat kondisi anak kedua dari tiga bersaudara itu tewas dengan kondisi sekujur tubuh terbakar.

Saat ditanyai wartawan, Anggika mengaku sedang melaksanakan ibadah di kelenteng saat kejadian.

"Aku tadi lagi di kelenteng, tiba-tiba dapat kabar rumah kami sudah terbakar," ujarnya.

Dia juga mengaku sebelumnya abang korban, Sugianto (27) saat peristiwa naas itu berusaha hendak menyelamatkan korban, namun naas dikarenakan mengalami keterbelakangan mental korban tidak dapat melompat dari ruko sebelah. Sedangkan abangnya berhasil melompat ke ruko sebelah," katanya.
Pihak kepolisian selanjutnya membawa jenazah korban Albert ke RSUD Rantauprapat untuk divisum, kemudian diserahkan ke keluarga. (AY/D14/D16/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru