Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Tidak Berfungsi, Pemasangan Pipa Air Minum di Lae Hole 1 Diduga Bermasalah

- Senin, 13 Februari 2017 19:15 WIB
519 view
Tidak Berfungsi, Pemasangan Pipa Air Minum di Lae Hole 1 Diduga Bermasalah
SIB Tulus Tarihoran
TIDAK BERFUNGSI: Pemasangan perpipaan air minum tidak berfungsi, karena tidak memiliki sumber air di hulu. Terlihat bak diisi air dengan debit sangat kecil, Rabu (8/2) di Dusun III Desa Lae Hole 1 Dairi.
Sidikalang (SIB)- Pemasangan jaringan perpipaan air minum yang bersumber dari dana desa (DD) di Desa Lae Hole 1 Kecamatan Parbuluan diduga bermasalah. Pasalnya, jaringan pipa sudah terpasang, tetapi tidak dapat difungsikan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua ICW Dairi Marulak Siahaan, kepada wartawan, Sabtu (12/2) di Sidikalang. Pemasangan air minum itu sudah patut diduga bermasalah, karena sumber air untuk sarana air minum tersebut tidak jelas. "Tidak ada sumber air yang jelas di hulu, yang ada hanya air rawa dengan debit air yang kecil," ucapnya.

Di hulu ada dibangun dua bak penampung, satu bak penampung air rawa dan penampung tirisan air dari dinding tanah. Artinya tidak ada sumber air yang betul-betul debitnya mencukupi, untuk dialirkan kepada masyarakat," ucap Marulak. Sehingga air tidak dapat mengalir ke hilir untuk dapat dimanfaatkan masyarakat.

Pembangunan sarana air minum tersebut diduga tidak sesuai dengan perencanaan. Padahal, biaya pembangunan sarana air minum tersebut tergolong besar. Namun, tidak dapat difungsikan masyarakat.

Tenaga Ahli bidang Infrastruktur Perdesaan Benri Simanjorang, Kamis (9/2) di kantornya mengatakan bahwa sumber air yang sekarang, tidak sesuai lagi sewaktu survei pertama. Hal itu dipindahkan kepala desa karena ada permasalahan dengan pemilik lahan. Ada ekses Pilkades antara pemilik lahan dengan kepala desa, sehingga lahan untuk sarana air minum tidak diberikan. Padahal, material pembangunan sarana air minum tersebut sudah dibelanjakan.

Sebelumnya, Kepala Desa Lae Hole 1 Jalima Siboro mengatakan, pemasangan jaringan perpipaan air minum panjang 1494 meter dengan biaya sebesar Rp 185.097.000 yang bersumber dari dana desa tahun anggaran 2016. Sumber airnya diambil dari Dusun III.

Lanjutnya, pemasangan jaringan perpipaan air minum ada dua titik, yaitu 1494 dan 2194 meter dengan pagu anggaran Rp 137.000.000. "Ke depan direncakan, pemasangan perpipaan air minum akan sampai ke setiap rumah warga. Saat ini, anggaran cukup untuk pemasangan perpipaan saja," ucapnya. (B07/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru