Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Warga Desa Pardugul Pangururan Keluhkan Keong Mas

- Minggu, 19 Februari 2017 17:25 WIB
257 view
Samosir (SIB) -Warga Desa Pardugul Kecamatan Pangururan mengeluhkan adanya keong mas yang telah memakan batang tanaman padi hingga patah dan tidak tumbuh lagi.

H Sitanggang salah seorang petani Desa Pardugul kepada SIB, Sabtu (18/2) mengatakan, akibat yang ditimbulkan dengan adanya keong mas tersebut, hasil panen para petani menjadi menurun. Ia berharap agar permasalahan tersebut mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Petugas Pengamat Hama Penyakit (PHP) Dinas Pertanian Samosir Markus Turnip membenarkan, keong mas menjadi salah satu masalah bagi para petani padi di Samosir. Untuk mengatasinya tidak ada alternatif lain selain melakukan pembedengan di tengah lahan pertanian yang sudah ditanami padi.

"Setelah lahan siap tanam, petani membuat bedengan di tengah lahan yang kemudian diisi daun pisang untuk memancing keong mas berkumpul di dalamnya.
Namun lahan harus dikeringkan, agar keong berkumpul di sana. Setelah keong berkumpul di bedengan, petani dapat dengan mudah mengumpulkannya untuk dipecahkan, serta tidak lupa juga untuk menancapkan beberapa batang bambu untuk tempat bertelur keong, sehingga telurnya mudah untuk dimusnahkan," terangnya.

Selain itu, lajut Turnip, ada cara lain yang digunakan untuk membasmi keong mas pemakan padi yakni dengan menyemprotkan si Pitok, namun tidak direkomendasikan karena hal itu sangat beresiko bagi petani.

Ditanya soal hama wereng, Markus mengatakan, bila petani menemukan lebih dari 10 wereng pada batang padi dapat dibasmi dengan penyemprotan insektisida APPLAUD. Tetapi hal itu juga tidak dianjurkan, karena penyemprotan insektisida APPLAUD bertujuan memandulkan wereng. (F08/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru