Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

PARNA Indonesia Dukung Pembangunan Monumen dan Situs Raja Isumbaon dan Nai Ambaton di Pintu Batu Samosir

- Selasa, 28 Februari 2017 20:20 WIB
962 view
PARNA Indonesia Dukung Pembangunan Monumen dan Situs Raja Isumbaon dan Nai Ambaton di Pintu Batu Samosir
SIB/Dok
TOKOH PARNA : Para Tokoh PARNA diketuai Lekol Purn DP Nadeak, Ketua Pomparan Raja Isumbaon Dr Raidir Sigalingging, Ir Ricson Simarmata, Ir Robinson Sijabat dan lainnya foto bersama usai ramah tamah di Medan baru barui ini.
Medan (SIB)- Punguan Pomparan Raja Nai Ambaton (PARNA) Indonesia  mendukung sepenuhnya pembangunan monumen dan situs Raja Isumbaon dan Nai Ambaton  di Pintu Batu Desa Rianiate Kecamatan Pangururan, Samosir. Hal tersebut dikemukakan Ketua Umum Pengurus PARNA Indonesia Letkol Pur .DP Nadeak saat ramah tamah sejumlah tokoh PARNA, Nai Rasaon dan Nai Suanon (ketiganya keturunan Raja Isumbaon) di Medan, baru-baru ini.

Hadir Ketua Pomparan Raja Isumbaon Dr Raidir Sigalingging, SE, Sekjen PARNA Indonesia PMH Sidauruk SKM, Ir Ricson Simarmata MSEE, Dr Natanael Sitanggang MPd, Dr H Endi Marsal Dalimunthe, Ir Robinson Sijabat MSc, Dr MTT Sitanggang, Drs Parlindungan Simbolon, St A Tumanggor, Berlin Manurung dari Lubukpakam (Nai Rasaon), Ir Leo Simanjuntak dan Dr Lumbanbatu Siahaan dari Batubara (Naisuanon) dan puluhan tokoh lainnya.

Dalam pertemuan  ini disampaikan bagaimana panjangnya perjalanan waktu dan ruang dalam menemukan lokasi situs Raja Isumbaon dan Raja Nai Ambaton di Pintu Batu Samosir yang  diuraikan Letkol DP Nadeak. Guna mengkongkritkan  letak pertanda situs Raja Isumbaon dan raja Nai Ambaton  telah dilakukan dibebaskan lahan 20 x 20 meter dari keluarga Simbolon  selaku penjaga lahan  dengan memberi pago-pago sekedarnya   beberapa tahun lalu secara adat. Kemudian  dilanjutkan  pembangunan dengan membuat pagar tembok keliling  dan telah selesai 2016 lalu yang disponsori  Pengurus Parna Indonesia, tokoh Nai Rasaon dan Nai Suanon Kota Medan  dan dibantu  Forum Komunikasi Parna Sejabodetabek yang diketuai Drs Martuaman Saragi MSi, jelas DR Raidir Sigalingging SE.

Sementara itu,  Kosmen Sitanggang  menyampaikan paparan marga-marga Turunan Raja Nai Ambaton untuk diketahui  dan dilestarikan para generasi Parna di Toba, Simalungun, Karo, Pakpak/Dairi, Angkola Sipirok dan Alas Gayo dan Singkil.  Sementara Drs Parlindungan Simbolon (mantan Sekda Tobasa) menyampaikan bagaimana pendekatan pembangunan pariwisata Danau Toba dengan titik centris Pulau Samosir. Pendekatan pembangunan pariwisata Danau Toba tidak terlepas dari potensi air Danau Toba dan kekayaan budaya bukan dengan pendekatan dunia modern, ujar Simbolon.

Berbagai  masukan  pada pertemuan tatap muka juga disampaikan tokoh-tokoh Parna yang hadir. Mereka menyambut ramah tamah ini sebagai perekat persaudaraan  sesama  keturunan Raja Isumbaon.

Sejumlah tokoh yang hadir   menyepakati  agenda pertemuan besar lanjutan  di Medan  dengan melibatkan tokoh, pemerhati  budaya dan pengurus marga-marga yang ada di lingkungan Raja Isumbaon di Kota Medan dan bona pasogit   maupun Jakarta.

Terkait dengan Badan Otorita Pariwisata Danau Toba diharapkan turut  menggandeng /melibatkan  tokoh budaya/sipiritual dan para seniman   di Samosir serta  bertindak hati hati  jangan sampai  mengusik  keberadaan  tatanan/ sendi sendi  budaya  dan kearifan lokal, termasuk  membuat  rencana  dan upaya kongkrit  menjaga pelestarian ekosistem  Danau Toba. Pulau Samosir menjadi destinasi budaya dan spritual Batak di Pusuk Buhit  (Guru Tatea Bulan)  dan Pintu Batu  (Raja Isumbaon) hendaknya didukung dengan  memperbaiki prasarana dan sarana jalan  yang memadai  para wisatawan  menuju  lokasi   situs yang ada  dalam  menikmati keindahan  alam tanah leluhur Batak.

Peserta yang hadir sebanyak 43 orang,  meliputi utusan Parna Kab/Kota  di antaranya  dari Batubara, Asahan, Deli Serdang  dan Medan serta sejumlah pengurus Parna  Sektor dari Kota Medan sekitarnya. Tampak  juga hadir  utusan marga-marga Pomparan Nai Rasaon dan Nai Suanon. (R4/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru