Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 08 April 2026
Gempa Guncang Karo

Gempa Susulan di Sumut Diprakirakan Hingga Juli

- Rabu, 01 Maret 2017 22:59 WIB
105 view
Medan (SIB)- Wilayah Kabupaten Karo Provinsi Sumut diguncang gempa bumi tektonik, Selasa (28/2) pukul 11.59.20 WIB. Hal itu dikatakan Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I melalui Kepala Bidang Data dan Informasi, Syahnan kepada wartawan, Selasa (28/2).
Analisis BBMKG kata Syahnan, menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan M=3.6 SR dengan posisi episenter pada koordinat 3.32 LU dan 98.40 BT, tepatnya di darat pada jarak 28 Km arah Timur Laut Kabupaten Karo pada kedalaman 10 Km.

Sementara berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shakemap) BBMKG dan laporan dari masyarakat, gempa bumi dirasakan di Berastagi, Kabanjahe dan Kecamatan Simpang Empat dengan intensitas gempa bumi II SIG-BMKG (II-III MMI). Namun sampai saat ini belum ada laporan kerusakan dari lapangan.

Dari hasil observasi BBMKG Wilayah I, gempa bumi ini berada pada zona sumber gempa bumi M=5,6 SR yang terjadi pada 16 Januari 2017 dan M=5.2 SR pada 14 Februari 2017 terdahulu. Gempa bumi yang terjadi pada 28 Februari ini jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya merupakan jenis gempa bumi dangkal pada struktur sesar minor atau lokal.

Patut disyukuri bahwa kekuatan gempa bumi ini tidak terlalu besar, sehingga diharapkan tidak sampai menimbulkan kerusakan. Untuk itu kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan informasi dari BBMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai barat Sumatera Utara dan sekitarnya, diimbau agar tidak terpancing isu mengingat gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

Terkait rapat bersama BPBD, BVMBG, BMKG, di aula kantor BAPPEDA Sumut, dipimpin kepala BPBD Provinsi Sumut yang dihadiri oleh Kepala BBMKG Wilayah 1, pada 20 Februari lalu, pihaknya menyampaikan informasi tentang gempa-gempa susulan yang sering terjadi setelah gempa 5.6 SR, pada 16 Januari 2017 lalu, dimana gempa susulan ini diperkirakan hingga 3 sampai 6 bulan kedepan atau tepatnya Juli dengan kekuatan dibawah dari 5 SR.

"Bahkan saat ini di PGR1 Medan mencatat gempa susulan yang  berpusat di Kabupaten Deliserdang dan Karo aktivitasnya mulai menurun," ungkap Syahnan.

Terpisah, Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis mengatakan pihaknya telah mencatat sejauh ini belum ada info yang menyatakan tentang patahan baru yang ada patahan Pulau Sumatera utamanya memanjang di sepanjang Pulau Sumatera (Pantai Barat dan dataran tinggi bukit barisan).

Upaya yang harus dilakukan, pihaknya meminta masyarakat tetap tenang dan jangan terpancing dengan berita-berita Hoax. Meminta BPBD kabupaten/kota untuk melakukan edukasi berupa simulasi mitigasi bencana gempa bumi dan telah dan akan dilaksanakan oleh kabupaten/kota simulasi di sekolah, rumah sakit dan gedung bertingkat.

"Mengaktifkan sistem peringatan dini berbasis masyarakat dan kearifan lokal. Meningkatkan koordinasi dengan instansi vertikal seperti BMKG PVMBG SAR," ujar Raidil mengakhiri. (A18/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru