Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Peternakan Pinahan Lobu Dibangun, Ketua L- FKAG Labura Letakkan Batu Pertama

- Kamis, 02 Maret 2017 21:23 WIB
669 view
Peternakan Pinahan Lobu Dibangun, Ketua L- FKAG Labura Letakkan Batu Pertama
SIB / Dok
Letakkan Batu Pertama : Wakil Ketua I L-FKAG Labura Drs Pandapotan Sibarani meletakkan batu pertama pembangunan Peternakan Pinahan Lobu di Batuonom, Desa Pulodogom, Kecamatan Kualuhhulu, Rabu (22/2).
Aekkanopan (SIB)- Ketua Lembaga Forum Kerjasama Antara Gereja (L- FKAG) Labura Ir Montang Siagian melalui Wakil Ketua I Drs Pandapotan Sibarani meletakkan batu pertama pembangunan peternakan pinahan lobu di Dusun Batuonom, Desa Pulodogom, Kecamatan Kualuhhulu, Kabupaten Labura, Rabu (22/2) lalu. Peletakan batu pertama pembangunan peternakan itu turut dihadiri unsur pemerintahan tingkat kabupaten, kelurahan dan desa serta dari perwakilan pendeta dan pastor serta perwakilan tokoh masyarakat dan adat.

"Benar, pembangunan peternakan pinahan lobu di Batuonom telah dimulai pekerjaannya, pengolahan peternakan oleh L-FKAG dan peletakan batu pertama pembangunan dilaksanakan, Rabu (22/2) kemarin," ujar Ketua L-FKAG Labura Ir Montang Siagian didampingi Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II Charles Damanik AMd Maint di Aekkanopan, Rabu (1/3). Mudah-mudahan, pembangunan yang diketuai Drs E Sinaga itu segera rampung agar dapat dimanfaatkan warga, harapnya.

Dijelaskan, peternakan di Batuonom itu diperuntukkan bagi warga yang mempunyai peternakan di Lingkungan Wonosari III, Kelurahan Aekkanopan. Peternakan di Wonosari III dipindahkan karena ada pertimbangan beberapa hal di antaranya, kandang ternak tidak layak (kandang  tidak tertata baik), warga sekitar juga resah dengan aroma tidak sedap dari kandang dan pernah ada hewan ternak keluar dari kandang memasuki perumahan warga.

Ditanya mengapa FKAG Labura yang berhak dan berkewajiban tentang berkas dan pengelolaan peternakan, Montang mengatakan sesuai hasil rapat yang dihadiri Forum Komunikasi Pendeta dan Pastor Aekkanopan (FKPPA), tokoh masyarakat, tokoh adat dan peternak yang mempunyai kandang di Lingkungan Wonosari III. Rapat dilaksanakan itu, menyahuti Surat Lurah Aekkanopan perihal resahnya masyarakat tentang keberadaan peternakan pinahan lobu di Lingkungan Wonosari III dan tentang bagaimana mencari solusi agar warga tidak resah.

Ditanya berapa unit kandang yang akan dibangun, dikatakannya ada 40 unit tahap awal dan 40 unit itu sudah cukup untuk sementara. Kandang yang telah dimulai pembangunannya itu dilengkapi dengan sarana listrik, air bersih  dan pengadaan bak untuk penampungan limbah, imbuhnya.(D08/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru