Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

UEM Gelar Training Penanganan Penyandang Disabilitas di Kabanjahe

- Jumat, 03 Maret 2017 20:09 WIB
561 view
UEM Gelar Training Penanganan Penyandang Disabilitas di Kabanjahe
SIB/Marlinto Sihotang SPd
DITERIMA : Peserta pelatihan penanganan penyandang disabilitas saat diterima Wakil Bupati Karo di rumahnya, Kamis (2/3).
Tanah Karo (SIB) -Untuk memaksimalkan pelayanan terhadap kaum disabilitas, gereja gereja dibawah naungan United Evangelical Mission (UEM) Regional Asia khususnya di Sumatera Utara melakukan pelatihan (training) terhadap staf dan manajemen, untuk penanganan penyandang disabilitas (ketidaksempurnaan jasmani) sejak tanggal 25 Februari - 2 Maret 2017 di Zentrum PPWG GBKP Kabanjahe. Hal ini dikatakan Direktur Panti Asuhan Alfa Omega GBKP Kabanjahe Pdt Mestika Ginting STh MPsi di Kabanjahe, Kamis (2/3).

Pelatihan diikuti oleh 5 institusi pelayanan kaum disabilitas yakni Alfa Omega di Kabanjahe, Panti Hepata HKBP di Laguboti, Yayasan Pendidikan Tuna Netra (Yapentra) di Tanjung Morawa, RBM GKPS di Simalungun serta Permata Diakonia School milik HKBP. Kegiatan  bertujuan untuk melatih staf dan manajemen supaya memiliki bekal dan keterampilan dalam menangani penyandang disabilitas. "Khususnya penyandang autis dan over aktif (special behaviour)," katanya.

Menurutnya, untuk memaksimalkan pelayanan terhadap penyandang disabilitas perlu kerjasama dan koordinasi dengan pihak pemerintah daerah, supaya setiap penyandang disabilitas mendapat perhatian penuh sesuai dengan UUD 1945 pasal 34 yang berbunyi fakir miskin dan anak anak terlantar dipelihara oleh negara.

"Kita sudah layani 183 orang dari 2792 orang penyandang disabilitas di Kabupaten Karo, tentunya masih sangat minim," katanya.

Oleh karena itu, pada penutupan pelatihan penanganan penyandang disabilitas, seluruh staf dan manajemen peserta pelatihan melakukan dialog dengan Pemda Karo dalam hal ini diwakili Wakil Bupati Karo Cory Sebayang di rumah dinas wakil Bupati Karo.

Pada pertemuan dan dialog dengan ibu wakil bupati Karo, ada 2 (dua) kesepakatan yang disimpulkan yakni, supaya UEM membuat proposal usulan untuk pelaksanaan pelatihan penanganan penyandang disabilitas. Kedua, institusi pelayanan kaum diffabel yang di Kabanjahe supaya membuat proposal usulan mendapatkan bantuan dana hibah.

Pada pelatihan itu, 2 orang narasumber yang didatangkan berasal dari Yayasan Eben Ezer kota Lemgo negara Jerman.

Dalam kesempatan dialog itu, wakil Bupati Karo Cory Sebayang mengatakan kagum kepada seluruh peserta pelatihan untuk pelayanan diakonia.

Ia mengharapkan setiap peserta melayani dengan ikhlas hati, sehingga penyandang disabilitas mendapatkan perlakuan yang setara dan tidak dianaktirikan.

Hadir dalam dialog pertemuan itu Kepala Dinas Sosial Benyamin Sukatendel dan Asisten 3 Pemkab Karo Mulianta Tarigan. (B03/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru