Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Bupati Labura Dinobatkan Putra Kehormatan Persulukan Simalungun

- Senin, 06 Maret 2017 18:44 WIB
547 view
Bupati Labura Dinobatkan Putra Kehormatan Persulukan Simalungun
SIB/Dok
KUNJUNGI: Bupati Labura H Khairuddin Syah SE (kiri) disambut Tuan Guru Syekh Haji Dr Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk MA Pimpinan Pondok Pesantren.
Simalungun (SIB) -Bupati Labura H Kharuddin Syah SE beserta rombongan mengunjungi Pondok Pesantren persulukan Serambi Babussalam Simalungun yang terletak di Desa Jawa Tongah Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun, Senin (27/2). Tuan guru Syekh Haji Dr Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk MA selaku pimpinan pondok dan pewaris tuan guru pertama menyambut sukacita atas kedatangan Bupati Labura dan rombongan. Begitu sampai di pondok persulukan, Bupati Haji Buyung yang juga ketua FKPPI Sumut itu langsung berziarah ke makam pendiri persulukan atau tuan guru pertama yakni Allahuyarham Syekh Abdurrahman Rajagukguk Qs. Di makam tuan guru, Haji Buyung begitu khusyuk berdoa yang langsung dipimpin Tuan Guru Syekh Sabban Rajagukguk.

Selepas ziarah, tuan guru menyambut Bupati di ruangannya beserta para khalifah dan santap malam bersama. Kedatangan Bupati Labura ini, secara khusus berziarah dan sekaligus menunaikan niatnya untuk memberikan bingkisan bantuan pengembangan pondok persulukan. Atas kebaikan dan niat suci Bupati Labura ini, Tuan Guru pun menobatkan Bupati Haji Buyung menjadi putra kehormatan pondok persulukan serambi Babussalam Simalungun. Sebagai simbol putra kehormatan, Tuan Guru mengulosi Bupati sembari memberi upah-upah sebentuk doa dan harapan agar kiranya Bupati Haji Buyung diberi Allah kesehatan, rejeki  yang luas, dicintai masyarakat Labura, diberi keberkahan dan kesuksesan dunia-akhirat.

Menyaksikan suasana yang begitu mengharukan itu, Bupati Haji Buyung pun merasa bersukacita karena sudah merasa menjadi bagian dari pondok persulukan.
Untuk itu, Bupati Labura ini segera mungkin akan menyumbang satu bangunan berupa ruangan untuk para tamu jika ada yang suluk dan melaksanakan Haul setiap tahunnya. Oleh tuan guru ruangan itu nantinya akan diabadikan dengan nama Ruang Haji Buyung Sitorus Bin H Samin Sitorus.  Tuan guru sengaja mengabadikan ruangan yang akan dibangun Bupati ini sebagai bentuk simbolisasi persaudaraan yang kuat dan kelak ini akan menjadi sejarah sepanjang masa. Ini sungguh keteladanan dan kedermawanan yang akan dicatat sejarah khususnya para jemaah dan pengunjung terlebih dahulu menjadi amal jariah yang mengaliran pahala kebajikan dunia akhirat.

Selain itu, Tuan guru juga mengapresiasi atas dedikasi Bupati Labura selama ini yang begitu peduli dengan pondok persulukan dan para tuan-tuan guru di Kabupaten Labura. Telah sampai kabar kepada kami bahwa Labura terkenal dengan banyak rumah suluk dan hampir mayoritas rumah suluk itu telah dibantu dan dibangun oleh Bupati, baik dana pemerintah bahkan tidak sedikit dana pribadi. Ini sungguh istimewa dan menjadi sejarah kedepan. Harapan kita bersama semoga kiranya para kepala daerah lainnya dapat mencontoh jejak Bupati Labura ini. (R10/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru