Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Warga Pesisir di Bilah Hilir Keluhkan Jalan Rusak

- Rabu, 08 Maret 2017 17:18 WIB
109 view
Negeri Lama (SIB) -Warga pesisir pantai di Kecamatan Bilah Hilir, mengeluhkan jalan kabupaten yang dibangun dengan dan APBD miliaran rupiah, beberapa waktu lalu kini sudah hancur diduga disebabkan truk milik perkebunan yang melintasinya over tonase.

Pantauan wartawan, jalan kabupaten yang sudah hancur ada beberapa titik yakni di Kelurahan Negeri Lama Lingkungan Bangun Sari dan Lingkungan Km 1-2, di Kelurahan Negeri Baru serta di Desa Sei Tampang, persisnya di Dusun Sei Mambang Dua Simpang PT Hari Sawit Jaya, dimana saat ini sudah hancur 70 persen.

"Lihatlah jalan kabupaten di simpang HSJ sudah hancur, apa artinya pembangunan ini kalau tidak diawasi? Di mana peran Dinas Perhubungan Labuhanbatu?" ungkap warga yang tidak mau jati dirinya disebutkan.

Kepala Desa Sei Tampang Moh Asmui ketika dimintai komentarnya, Minggu (5/3) melalui selular mengatakan, jalan kabupaten yang ada di Dusun Sei Mambang Hilir kondisinya sudah hancur akibat truk PT HSJ yang melintasinya selalu over tonase. Oleh sebab itu, diminta kepada perusahaan tersebut mematuhi ketentuan tonase, di mana jalan kabupaten kelas tiga B maksimum 8 ton, namun tangki CPO, tanah timbun dan TBS diangkut trinton 30 ton semuanya  milik PT HSJ.

Humas PT HSJ Gregorius Bangun ketika ditemui di Balai Kelurahan Negeri Lama, Jumat (3/3), usai Sosialisasi E-Policing Polisi Kita oleh Polres Labuhanbatu, mengelak dan setengah berlari menuju sepedamotornya. "Nantilah, aku mau ke Disnaker," kilahnya kepada wartawan.

Kepala Dinas Perhubungan Labuhanbatu Tuahta Saragih ketika dihubungi Rabu lalu melalui selularnya mengatakan, pihaknya akan memasang rambu-rambu serta menyurati perusahaan perkebunan agar mematuhi rambu-rambu yang ada. "Akan dipasang rambu dan harus dipatuhi pengusaha, terimakasih atas infonya," tegasnya.

Terkait pemasangan portal lanjutnya, ada tahapan warning, bila tidak diikuti akan dicarikan solusi. "Salah satu solusinya pengusaha membangun jalan yang rusak," tegasnya. (D17/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru