Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Jadi Korban Pengerukan, Warga Minta Proyek Jalinsum Sibolga – Tarutung Disosialisasikan

- Rabu, 08 Maret 2017 17:47 WIB
293 view
Sitahuis, Tapteng (SIB) -Warga sekitar lokasi proyek Jalinsum Sibolga - Tarutung sepanjang 57 Km meminta pelaksanaan proyek multi year bersumber dana APBN berbiaya Rp 257 miliar disosialisasikan terlebih dahulu.

Pasalnya, sudah ada warga yang menjadi korban karena jatuh dari kendaraan saat melintas dan tergelincir di salah satu lubang bekas pengerukan proyek yang menganga lebar di badan jalan.

Hal tersebut diungkapkan tokoh adat Desa Rampah Kecamatan Sitahuis Kabupaten Tapteng O Simamora kepada wartawan di Sitahuis, Selasa (7/3).

Menurutnya, sisa tanah korekan dari tepi jalan juga berserak hingga ke badan jalan.

"Kalau ada pemberitahuan atau sosialisasi, warga di sepanjang jalan ini bisa mengantisipasi dan bisa lebih berhati-hati saat melintas," katanya.

Warga juga mempertanyakan sejauh mana tanggungjawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan selama pelaksanaan proyek.

Terpisah, Ketua LSM LPPAS-RI (Lembaga Pemantau Pembangunan dan Aset Republik Indonesia) Sibolga - Tapteng Hendri Tobing alias Totok menilai, sosialisasi kepada warga memang perlu, apakah nanti ada tanah warga yang terkena dampaknya.

"Termasuk terhadap pipa-pipa saluran air milik warga sekitar yang berada persis di pinggir jalan, pihak pelaksana proyek harus memperhatikan hal ini," katanya.

Sesuai hasil investigasi pihaknya, lanjut Tobing ada beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan proyek ini di antaranya tidak ditemukan plank proyek di sekitar Desa Rampah.

"Pengerukan badan jalan ini juga harus transparan bersumber dari dana proyek atau anggaran pemeliharaan jalan dan bencana alam karena waktu pelaksanaan kontraknya yang bersamaan," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, tidak satupun pihak yang berkompeten yang dapat dikonfirmasi termasuk PPK 12 Sibolga belum berhasil dikonfirmasi. (E04/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru