Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Sekjen Apkasindo : Para Petani Sawit Bisa Dapat Dana Replanting Rp 25 Juta/Ha

- Kamis, 09 Maret 2017 20:30 WIB
486 view
Rantauprapat (SIB) -Sekjen pusat Asosiasi  Petani Kelapa Sawit Seluruh Indonesia (Apkasindo), Asmar Arsjad mengatakan, perkebunan sawit rakyat semakin penting dalam perkembangan sawit di Indonesia. Sejak tahun 2015 jumlahnya telah melebihi 40% dari total perkebunan sawit di Indonesia.

Dikatakannya, lebih dari 4 juta Ha dari perkebunan tersebut telah berumur lebih dari 25 tahun dan telah perlu segera diremajakan. Banyak petani yang tidak mempunyai cukup modal untuk melakukan peremajaan tersebut.

"Untuk mengatasi hal tersebut, Badan Pengelola Dana Sawit (BPDP) melakukan kegiatan Peremajaan bagi Perkebunan Sawit Rakyat, dengan dana pungutan ekspor sawit Indonesia (Sesuai dengan PP No 61/2015 tentang Penghimpunan dan penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit)", kata Asmar saat acara Pelatihan Peremajaan Kelapa Sawit di Hotel Permata Land bersama ratusan kelompok tani Lanuhanbatu, Senin (6/3).

Acara pelatihan itu yang dibuka Sekdakab Labuhanbatu Yusuf Siagian tersebut, dihadiri 

Ketua DPW Apkasindo Sumut Ir Gus Dalhari Harahap, Dekan Fakultas Pertanian USU DR Ir Hasanuddin serta para nara sumber akademisi Prof Dr Ir Abdul Rauf MP, Prof Dr Darma Bakti MS, Ir Diana Chalil Msi, PhD dan Ir Yusak Maryunianta Msi serta para petani kelapa sawit Labuhanbatu.

Sekjen Apkasindo menjelaskan, para petani bisa mendapat dana replanting kelapa sawit sebanyak Rp 25 juta/Ha dengan syarat-syarat yang khusus. "Petani harus membentuk kelompok tani dengan minimal luas kelapa sawit yang akan direplanting 50 Ha. Surat tanah lahan itupun harus sesuai dengan nama-nama petani yang di kelompok tani tersebut," katanya.

"Jadi kelompok tani harus lengkap membuat pengajuan dalam bentuk proposal. Dana itu harus nyata-nyata digunakan untuk replanting lahan sawit. Tak boleh digunakan ke pertanian lain. Misalnya dibentuk kelompok tani dengan nama-nama petani yang masing-masing lahan sawitnya sudah tua di atas 25 tahun," katanya.

"Diharapkan ke depan, dengan Pelatihan Peremajaan Kelapa Sawit ini peserta petani sawit akan lebih siap menghadapi replanting untuk meningkatkan performa perkebunan sawit rakyat dan kesejahteraan petani sawit," katanya. (D14/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru