Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Kejari Batubara Diminta Serius Selidiki Dugaan Korupsi Pemeliharaan Gedung DPRD

- Kamis, 09 Maret 2017 20:31 WIB
189 view
Limapuluh (SIB) -Sejumlah LSM meminta Kejari Batubara serius menyelidiki dugaan korupsi pemeliharaan rutin gedung DPRD Batubara tahun anggaran 2016 bernilai ratusan juta rupiah, supaya kasus ini terkuak.

Hal itu dikatakan Ketua LSM Grippe Batubara Arnold Hutabarat kepada SIB, Senin (6/3) di Limapuluh.

Disebutkan, masyarakat Batubara tidak meragukan lagi kinerja Kejari Batubara untuk menangani kasus korupsi, karena terbukti sejumlah kasus besar maupun kecil dilanjutkan ke pengadilan, oleh sebabnya Kejari harus serius selidiki kasus ini.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri Batubara tengah mempelajari dugaan korupsi pemeliharaan rutin gedung DPRD Batubara tahun anggaran 2016.

"Informasi dari media SIB sudah kita baca, kini sedang kita pelajari. "ungkap Kajari Batubara Eko Adhyaksono SH kepada SIB, Selasa (28/2).

Ketua Kampak Yusro Hasibuan, menduga penggunaan uang rakyat dari APBD itu terindikasi terjadi korupsi, lantaran anggaran yang digunakan untuk pemeliharaan gedung DPRD Batubara tak sebanding banyaknya dengan besar anggaran pertahunnya.

"Sesuai pengakuan Sekwan Batubara Zainuddin di koran SIB anggaran pemeliharaan gedung hanya untuk memperbaiki asbes dan pemasangan pintu besi.
Sementara untuk pengecatan gedung tidak termasuk. Kalau kita hitung-hitung, dana yang dihabiskan untuk pekerjaan itu hanya Rp 3 juta. Yang jadi pertanyaan kemana sisa anggaran ratusan juta lagi," ucap Yusro.

Berdasarkan data dari SIRUP LKPP  tahun anggaran 2016 yang diperoleh SIB menyebutkan, anggaran untuk pemeliharaan rutin gedung kantor DPRD Batubara dicantumkan dua kali. Pertama Rp 51,5 juta, kemudian Rp 97,5 juta.

Sekwan DPRD Batubara Zainuddin, Selasa (21/2) mengatakan pengecatan gedung bangunan kantor DPRD Batubara tidak termasuk didalam anggaran pemeliharaan rutin.

"Anggaran pemeliharaan rutin gedung hanya untuk memperbaiki asbes yang dirusak monyet dan pemasangan pintu besi," ujarnya. (C22/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru