Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

AMP3R Unjuk Rasa di Kantor Kejari Palas, Tuding Apdesi Motori Pungli Dana Desa

- Jumat, 10 Maret 2017 21:46 WIB
228 view
Sibuhuan (SIB) -Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Pemudi Pejuang Rakyat (AMP3R) unjuk rasa damai di Kantor Kejaksaan Negeri Padang Lawas (Kejari Palas), Rabu (8/3).

Unjuk rasa yang berlangsung di depan kantor Kejari Palas ini disambut Kasi Intel D. Riadi bersama sejumlah pegawai lainnya. Dalam aksi unjuk rasa yang dipimpin Ketua Umum AMP3R F. Riski Lubis bersama Kordinator Lapangan Imam Ma'ruf dan Kordinator Aksi Rahmat H Pasaribu ini menyebut, adanya dugaan pungutan liar (Pungli) Dana Desa tahun 2016, dimotori Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Padang Lawas (DPD Apdesi Palas) bekerjasama dengan seluruh Camat se-Palas, kepada seluruh Kepala Desa se-Palas.

Riski juga menyampaikan bahwa opini pungutan liar tersebut sudah berkembang luas di kalangan masyarakat Palas. Untuk itu Riski bersama belasan mahasiswa lainnya meminta kepada Kepala Kejaksaan Negeri Palas Ikeu Bahtiar supaya memanggil dan memeriksa seluruh camat dan pengurus Apdesi Palas terkait dugaan Pungli tersebut.

Sementara Kasi Intel Kejari Palas D. Riadi yang menerima aspirasi AMP3R itu, mengucapkan terima kasih atas penyampaian aspirasi tersebut. Disarankannya kepada mahasiswa yang melakukan aksi tersebut, agar melengkapi bukti dugaan pungli itu dan melaporkannya kepada Penerima Pelaporan Masyarakat atau Penerima Pelaporan Hukum (PPM/PPH) yang sudah dibentuk pihaknya di kantor tersebut.

Dia juga mengatakan apabila pelaporan itu sudah memiliki bukti kuat pihaknya akan terus menindak lanjutinya.

"Tidak usah sangsi, kami tidak pernah menutup mata terhadap tindakan pidana korupsi di Palas ini, tapi jangan duga menduga," kata Kasi Intel.

Usai aksi unjuk rasa Ketua Umum AMP3R F. Riski Lubis kepada SIB, mengatakan selain aksi unjukrasa di depan Kantor Kejari Palas, di hari ini juga pihaknya sudah melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolsek Barumun dan Kantor Bupati Palas. Saat menyampaikan aspirasi di kantor Bupati Palas, pihaknya meminta supaya Bupati membubarkan kepengurusan Apdesi di Palas, karena pihaknya (AMP3R)  menduga keberadaan Apdesi di Palas menghambat Pembangunan Kabupaten Palas. Sementara Kabag Tapem Pemkab Palas H. Agussalim Nasution yang menyambut aksi itu, dikatakan Riski akan menyampaikan aspirasi mereka kepada Bupati Palas H Ali Sutan Harahap. Aksi di Mapolsek Barumun Riski mengatakan pihaknya meminta agar Kapolsek Barumun supaya membuat tim saber Pungli terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa tahun 2016.

Di lain tempat Ketua DPD Apdesi Palas Maragende Hutasuhut didampingi Sekretarisnya Drs Irpan Khoiruddin Harahap dan Bendahara Darwis Lubis kepada SIB mengatakan sangat menyayangkan aksi unjuk rasa mahasiswa itu. Dia juga membantah terkait dugaan memotori dugaan pungli dana desa seperti yang disampaikan AMP3R kepada pihaknya. Karena menurutnya pihaknya tidak memiliki kewenangan memerintahkan Camat seperti dugaan memotori yang disampaikan mahasiswa tersebut.

"Biarkan saja mereka menduga. Namun kami memberi pertimbangan dulu, apakah para camat patuh terhadap kami?" kata ketua Apdesi. (AH/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru