Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Pilihan Raja Salman Berlibur ke Bali Berdampak Positif Bagi Pengembangan Wisata Danau Toba

- Sabtu, 11 Maret 2017 15:47 WIB
266 view
Medan (SIB)- Pilihan Raja  Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud berwisata ke  Bali memberi pesan penting bagi rakyat Indonesia terkhusus warga Sumatera Utara. Tempat berlibur yang dipilihnya juga ternyata tidak memiliki zonasi halal seperti yang digagas Pemprovsu terhadap kawasan Danau Toba yang secara latah juga didukung Universitas Sumatera Utara.

"Raja Salman yang merupakan pemimpin negara agama ternyata menyadari dan menghormati perbedaan," ujar anggota Komisi C DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan kepada SIB, Rabu (8/3). Raja Salman dan keluarga kerajaan yang menyertainya tidak menuntut perlakuan khusus. Pilihan berlibur ke Bali memberi pesan tujuan utama berlibur adalah menikmati keindahan alam dan budaya, bahkan perbedaan dalam banyak hal.

Untuk itu, Sutrisno mengajak pemerintah di semua tingkatan untuk menseriusi penyusunan rencana besar kepariwisataan secara holistik dengan melibatkan semua pihak. Pembangunan infrastruktur penting, namun harus diiringi persiapan sosial. Pemerintah di semua tingkatan diminta tidak berpikir diskriminatif. Kenyataan sebagai bangsa yang memiliki berbagai keragaman harus dilihat sebagai kekayaan.

Selain itu pemikiran tentang zonasi halal hendaknya dihindari dari penyusunan rencana besar kepariwisataan. Pemikiran tentang zonasi halal justru akan menghambat pembangunan yang utuh dan menyeluruh terkait kepariwisataan.

Pembangunan kepariwisataan harus diarahkan pada pembangunan manusia yang selaras dengan alam semesta. Maka manusia dan alam semesta harus tetap menjadi muara dari pembangunan. Sehingga baik manusia dan alam semesta tidak boleh saling terasing antara satu dengan yang lainnya, ujar Wakil Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut itu.

Pemerintah diminta segera menertibkan para pihak yang terbukti menghadirkan dampak negatif terhadap kebersihan, kesehatan dan keindahan Danau Toba. Pemerintah diminta tidak berpolemik dengan saling tuding dan saling bantah menyangkut lintah, ulat, atau apapun yang mengganggu harmoni di Danau Toba. Lintah dan ulat tidak akan hilang hanya dengan mengajak jajaran pemerintah berenang ramai- ramai.

Kehadiran Raja Salman di Bali harusnya menjadi energi positif bagi penataan dan pembangunan kawasan pariwisata di berbagai wilayah Indonesia termasuk di Danau Toba. Jika hari ini Raja Salman berlibur di Bali, maka bukan hal yang mustahil Putri Raja Salman, Putri Hassa yang cantik suatu saat akan mandi di Danau Toba. (R20/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru