Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Kementerian Pendidikan RI Hidupkan Aktivitas Budaya Melalui Revitalisasi Rumah Adat Desa di Samosir

* Bupati Samosir: PPTSB Kelompok Marga Pertama Penerima Bantuan Revitalisasi Rumah Adat
- Senin, 13 Maret 2017 19:17 WIB
591 view
Kementerian Pendidikan RI Hidupkan Aktivitas Budaya Melalui Revitalisasi Rumah Adat Desa di Samosir
SIB/Wilfrid B Sinaga
Resmikan: Bupati Samosir Rapidin Simbolon disaksikan, Kasubdit Program Evaluasi dan Dokumentsi Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Drs Mula Sinaga MM, Ketua Umum PPTS Mangihut Sinaga, Wakil Bupati Samosir Juang S
Medan (SIB)- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang melakukan revitalisasi desa adat untuk menghidupkan kembali aktifitas budaya untuk meningkatkan kualitas desa dan menjadi potensi pendukung dunia keparwisataan.  Hal itu disampaikan Kasubdit Program Evaluasi dan Dokumentsi Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Drs Mula Sinaga MM  pada Peresmian Rumah Adat Desa di Desa Urat II Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir yang merupakan bantuan Revitalisasi Desa Adat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI kepada Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boruna (PPTSB), Sabtu (11/3) di Kompleks Tugu PPTSB Desa Urat II Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir.

Mula Sinaga mengatakan bahwa kearifan lokal. Perlu diberdayakan dalam menjaga budaya lokal yang ada di Samsoir.
Revitalisasi rumah adat desa yang dilakukan bertujuan untuk Menghidukan kembali aktifitas budaya batak untuk meningkatkan kualitas desa dan menjadi potensi mendukung dunia keparwisataan.

Kepada warga PPTSB dan seluruh warga Samosir diajak agar jangan meninggalkan budaya karena budaya adalah jatidiri daerah yang bisa menjadi pengenal bagi dunia luar.

Sementara itu Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boru (PPTSB) telah berkonstribusi besar dalam pengembangan kepariwisataan di Kabupaten Samosir.

Dikatakannya bahwa bantuan yang diterima PPTSB dalam melakukan revitalisasi rumah adat desa berbiaya Rp300 juta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI adalah merupakan bantuan yang pertama diterima kelompok marga.

Hal itu merupakan kabar gembira bagi kelompok marga lainnya untuk berlomba membuka diri dalam upaya pembangunan kepariwisataan yang tentunya dengan membuka diri agar desa desa adat bisa mendapat bantuan sesuai dengan aturan yang ada.

Peresmian revitalisasi rumah adat desa itu  menjadi pintu masuk bagi semua kelompok marga maupun kelompok masyarakat laiinya untuk berperan dalam pembangunan kepariwisataan di Samosir, ujar Rapidin.

Ketua Umum PPTSB Mangihut Sinaga SH mengatakan Marga Sinaga yang pertama mendapat bantuan dari pemerintah pusat khususnya untuk melakukan revitalisasi rumah adat batak.

Hal  itu patut disyukuri dengan menunjukkan komiten bahwa marga Sinaga akan bergiat  membangun bonapasogit yang asal usulnya dari desa Urat.
PPTSB akan bersinergi dengan pemerintah  untuk melestarikan nilai nilai luhur budaya batak.

Bentuk konstribusi Marga Sinaga  untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Samosir adalah dengan memberikan lahan untuk pembangunan revitalisasi rumah batak.

Dengan adanya revitalisasi rumah adat itu diharapkan PPTSB akan jadi pilot proyek terhadap desa desa adat.

Dan berharap semua marga mendapat bagian revitalisasi.

Bisa dibayangkan kalau seluruh rumah ada di Kabupaten Samosir direvitaliasi maka akan bisa  mendukung kepariwisataan menuju destinasi nasional dan mendunia.

Selain revitalisasi di kompleks Tugu Toga Sinaga juga telah dibangun gedung serba guna yang akan dijadikan sebagai Pusat Pendidikan dan Pelatihan serta Sanggar Seni dan Budaya seperti  sanggar tenun.

Gedung serba guna itu akan bisa menjadi pusat promosi wisata karena pengelolaannya akan dikerjasamakan dengan Pemkab Samosir.

Peresmian itu diawali dengan persemian khas adat batak yang dipimpin tokoh-tokoh marga Sinaga  dan dilanjutkan dengan Pengguntingan pita oleh Ketua DPRD Rismawaty Simarmata dan Pemukulan Gong oleh Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

Kemudian dilanjutkan dengan seremoni peresmian yang diramaikan dengan penampilan budaya dan seni dari berbagai sanggar di Kabupaten Samosir.

Peresmian itu dihadiri juga Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga, Ketua Panitia Rakernas Prof Dr Jon Piter Sinaga MKes, Penasehat PPTSB, Brigjen Pol Purn Desmon Sinaga, Brigjen Pol Alpiner Sinaga, Brigjen Pol Purn Jimmy Palmer Sinaga, Pengurus PPTSB Pusat, Dr Timbul Sinaga, Edward Sinaga Ir Saibun Sinaga, Dr Pontas Sinaga, Drs Obert Sinaga MSi, Sairon Sinaga, Letkol Inf Drs  Hombar Sinaga MM, Albert Sinaga  Ketua ketua Wilayah PPTSB dari 10 Wilayah se Indonesia di antaranya PPTSB Wilayah Sumut I P Sinaga dan 65  Ketua Cabang se Indonesia darii 135 cabang yang ada. (A07/l)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru