Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Jalan Paya Mbelang Perbatasan Karo-Agara Rusak Parah

- Senin, 13 Maret 2017 19:25 WIB
290 view
Jalan Paya Mbelang Perbatasan Karo-Agara Rusak Parah
SIB/Theopilus Sinulaki
RUSAK: Salah satu ruas jalan di Paya Mbelang yang sulit dilalui kenderaan bermotor karena rusak parah.
Tanah Karo (SIB)- Jalan Raya Mbelang perbatasan Karo dengan Kecamatan Lauser Aceh Tenggara (Agara) rusak parah. Jalan itu sulit dilalui kenderaan bermotor .

Pantauan SIB, Minggu (12/3) sepanjang areal peternakan Mbal-Mbal Nodi sebagai jalur lintasan sejumlah dusun di Desa Petarum bahkan ke kecamatan Lauser Agara, jalan sulit dilalui kenderaan bermotor karena jalan licin  dan berlobang-lobang.

Menurut Kepala Desa Petarum Sukat Milala, jalan ke sejumlah Dusun Petarum melalui Mbal-mbal nodi seperti Paya Mbelang dan Galonggong rusak parah.

Padahal jalan tersebut merupakan jalan lingkar Desa Perbulan ke Desa Batu Rongkam, Pintu Angin dan Desa Mardingding. Bahkan sejak tahun 1980, jalan tersebut dipergunakan   untuk jalur lintas antar kawasan daerah pengembangan Aceh Tenggara ke Desa Liang Pangi, Mbunmbun Alas, Duma dan Suka Maju.

Diakui Sukat ,  sejak dulu jalan tersebut dirawat oleh perusahan yang begerak di bidang pengelolaan kawasan hutan, namun setelah perusahaan tersebut tidak beroperasi lagi, warga Paya Mbelang dan sekitarnya harus melakukan perawatan secara swadaya. 

Panen Jagung
Saat musim panen jagung saat ini, sejumlah petani jagung di kawasan Liang Pangi harus melangsir jagung tongkol mereka dengan menggunakan truk ke gudang pemipil di Desa Perbulan Kecamatan Lau baleng. Hal ini desebabkan sulitnya angkutan transportasi hasil panen jagung pipil ke daerah tersebut.

Hal itu disampaikan H Hasugian petani Liang Pangi kepada SIB, Minggu (12/3) di Perbulan. Menurutnya hal itu harus dilakukan karena kondisi jalan yang sulit untuk dilalui kederaan bermotor, sehingga pemipil jagung enggan datang ke desa itu. "Kami harus melangsir hasil panen jagung kami ke Desa Perbulan", katanya. (B02/c)
 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru