Langkat (SIB )- Wakil Ketua DPRD Langkat menyebut Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang mandiri akan menambah pemasukan dan kesejahteraan bagi masyarakat desa. Tentu harus dikelola secara profesional dan transparan serta tetap dalam pengawasan dari pemerintah desa maupun masyarakat.
Donny Setha selaku Wakil Ketua DPRD Langkat menyebutkan itu didampingi tim ahli DPRD Sutiman.S.Ip saat menerima audensi Pengurus Bumdes Desa Suka Damai Kec Hinai , Langkat di ruang wakil ketua DPRD Langkat di Stabat , Selasa (14/3) .
Selaku Pimpinan Bumdes Es De Em Desa Suka Damai Kec Hinai, Eriadi Syahputra didampingi sekretaris Titin Sri Yuniarti Takar dan bendahara, Widia Purwasih.Amd serta angggota Widia Agustin, menyampaikan sejumlah perkembangan dan kendala termasuk dalam mengelola Bumdes, serta tidak lupa pengurus Bumdes meminta masukan untuk langkah kedepannya.
Menurut Eriadi Syahputra Bumdes Es De Em selama ini mengelola tabungan dan memiliki 2688 nasabah dari delapan Desa Kecamatan Hinai, di antaranya Desa Tanjung Mulya, Muka Paya, Batu Malenggang dan Suka Jadi.
Dalam perjalanannya, Bumdes telah melakukan kegiatan sosial menyantuni anak yatim dan membantu orang jumpo berupa sembako setiap dua bulan sekali rutin dan Bumdes Es De Em juga pernah dikunjungi oleh kementerian desa dari Jakarta .
Untuk tahun 2017 mendatang, Bumdes Desa Suka Damai Hinai akan mengembangkan peternakan domba guna menambah dan membantu masyarakat kecil, karenanya, pengurus Bumdes meminta kepada Wakil Ketua DPRD Langkat Donny Setha member arahan dan bimbingan demi kemajuan Bumdes kedepan.
Dalam kesempatan itu, Donny Setha memberi masukan serta mengingatkan bahwa pengelolaan Bumdes dilakukan dengan semangat kekeluargaan dan gotong-royong, karena Bumdes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modal dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa.
Sedangkan pengelolannya berupa asset, jasa pelayanan, dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya demi kesejahteraan masyarakat Desa, agar dilakukan melalui musyawarah Desa dan pengelolaannya membutuhkan orang-orang yang memiliki kompetensi.
(B-04)