Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

2 Siswa SD Abang-Adik Tertabrak Mobil Oknum Polisi di Sipoholon, 1 Tewas

- Rabu, 22 Maret 2017 20:38 WIB
3.240 view
2 Siswa SD Abang-Adik Tertabrak Mobil Oknum Polisi di Sipoholon, 1 Tewas
SIB/Prins Jhon Manalu
DITANGISI: Jenazah Josea Hutauruk (6) korban tewas tertabrak mobil oknum polisi disemayamkan di rumah duka di Partangga Sipoholon tampak ditangisi orangtua korban dan para pelayat, Selasa (21/3).
Sipoholon (SIB) -Dua anak sekolah dasar  abang adik Karlos Hutauruk (10) dan adiknya Josea Hutauruk yang hendak berangkat ke sekolah tertabrak mobil oknum anggota Polres Tapanuli Utara berinisial ZG, di Jalinsum dusun Partangga Desa Hutauruk Sipoholon Tapanuli Utara, Selasa (21/3).

Akibat kejadian itu Karlos mengalami luka berat dan terpaksa dilarikan ke RSU di Medan, sedangkan Josea yang sempat dilarikan ke RSU Tarutung tidak sempat tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya.

Informasi yang diperoleh SIB di lokasi kejadian, kedua korban hendak bersekolah ke SD Negeri 173135 Hutagurgur Sipoholon, dengan berjalan kaki turun dari rumahnya langsung menyeberang jalan secara bersama-sama. Karlos menyeberang sambil memegang adiknya. Namun saat menyeberang, mobil  oknum polisi berinisial ZG yang hendak mengantarkan anaknya ke sekolah menuju Tarutung dari arah Sipoholon menabrak kedua anak tersebut dan terpental sekira  3 meter.

Warga yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan termasuk si pengemudi mobil ZG. Kedua korban dilarikan ke RSU Tarutung, namun nyawa Josea murid kelas 1 SD tersebut tidak tertolong lagi, sedangkan Karlos murid kelas V itu langsung dirujuk ke Medan karena kondisinya kritis.

Kedua orangtua korban Sudung Hutauruk/Br Hutabarat tak tahan melihat anaknya yang sudah terbujur kaku, isak tangis seluruh pelayat dan murid-murid SDN Hutagurgur mewarnai rumah duka di Partangga dekat Gereja HKI. Kedua orangtua korban sambil menangis memanggil- manggil nama anak bungsunya itu.

Ratusan pelayat dan warga sekitar memadati rumah duka. Sedangkan dari pihak Polres Taput juga hadir melayat. Sekira pukul 15.30 WIB, jenazah dikebumikan oleh pihak Gereja GKPI Partangga.

Menurut salah seorang anggota keluarga Frisko Hutauruk, setiap hari kedua korban secara bersama-sama berjalan kaki ke sekolah dengan jarak sekolah ke rumah korban sekira 700 meter. Namun tanpa disangka-sangka, kejadian memilukan itu tidak terhindarkan dan Josea si anak yang baik itu tewas tertabrak mobil dan abangnya Karlos masih dirawat di Medan dan sampai berita ini dibuat pukul 15.00 kondisinya masih belum diketahui.

Menurut Humas Polres Taput W Barimbing, pihaknya sudah melayat ke rumah duka dan Kapolres Taput menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Sedangkan kasusnya telah ditangani secara serius.

Barimbing mengakui, Kedua korban tertabrak mobil oknum Polres Taput berinisial ZG yang hendak mengantar anaknya ke sekolah. Secara tiba-tiba korban menyeberang jalan, sehingga kejadian naas itu tidak bisa dielakkan. "Polisi telah menangani kasus tersebut," katanya. (E01/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru