Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 18 Januari 2026

Stok Obat di RSUD Sidikalang Kosong, Pimpinan Gereja di Siantar Prihatin

* Stok Obat di RSUD Dr Djasemen Saragih Aman
- Rabu, 12 April 2017 18:23 WIB
372 view
Pematangsiantar (SIB)- Pimpinan gereja di Pematangsiantar  merasa prihatin atas kosongnya obat di RSUD Sidikalang. Walaupun negara kita pada 17 Agustus 2017 mendatang sudah merdeka 72 tahun, tapi masih terjadi 5 pasien yang hendak bersalin tertunda operasi oleh dokter karena di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Sidikalang, Kabupaten Dairi stok obat kosong.

Demikian Ketua dan Wakil Ketua GPDI (Gereja Pentakosta Di Indonesia) Pusat Pdt Dr SM Tampubolon STh dan Pdt H Gultom STh dihubungi terpisah, Selasa (11/4). Masalahnya menyangkut nyawa, ada pasien yang harus mendapat pertolongan secepatnya, namun dokter tidak dapat melaksanakan operasi karena stok obat kosong. Hal ini patut kita sesalkan dan prihatin", ujar kedua pendeta.

Karenanya, Dinas Kesehatan Sumut, Bupati Dairi dan aparat instansi terkait lainnya perlu segera turun ke RSUD Sidikalang, untuk meneliti apa penyebab stok obat kosong di RSUD Sidikalang, dan apa sebab RSUD diduga sampai terlilit utang. Padahal pemerintah pusat telah berkomitmen dalam mensukseskan bidang kesehatan yaitu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat wajib semua pihak melakukan pelayanan kesehatan yang prima antara lain dengan sudah terbentuknya BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial).

Tegasnya,  menyangkut nyawa manusia karena manusia merupakan ciptaan Tuhan yang paling mulia karena mempunyai jiwa dan roh, maka siapapun tidak boleh "menelantarkan" atau tidak memberikan pertolongan secepatnya kepada setiap manusia yang membutuhkan pertolongan kesehatan.

Karena itu sebagai pimpinan gereja mengharapkan jangan lagi sampai terjadi pasien tidak secara cepat mendapat pertolongan pengobatan hanya karena stok obat kosong , katanya.

aman
Jumlah pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Djasamen Saragih Pematangsiantar  rata-rata  mencapai 40 orang, sedangkan pasien rawat jalan berkisar ratusan orang. Demikian  disampaikan Plt.Dirut RSUD Dr Djasamen Saragih dr.Ronald Saragih, M.Kes kepada SIB, Selasa,(11/4).

''Untuk seluruh Poli yang ada di rumah sakit dibuka sesuai peraturan mulai pukul 08.00-13.00 Wib dan dilanjut pasien yang masuk lewat IGD bila ingin berobat,''katanya.

Tahun ini, direncanakan ada fasilitas CT-Scan dan kamar Operasi akan dibenahi sesuai akreditasi rumah sakit.

Ketika ditanya seputar stok obat di rumah sakit dr Ronald mengatakan sampai saat ini masih aman dikarenakan rumah sakit RSUD Dr.Djasamen Saragih itu Badan Layanan Umum Daerah (BLUD),''ujarnya.(D10/R22/c).
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru