Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Hasil Tanaman Tidak Baik, Petani Batubara Minta Ganti Rugi

- Senin, 17 April 2017 13:43 WIB
354 view
Limapuluh (SIB) - Merasa rugi karena hasil panen  kurang memuaskan, petani Desa Pematang Tengah Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara meminta ganti rugi kepada Pemerintah Kabupaten Batubara. Hal ini disampaikan Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan)  Pematang Tengah T.Samosir kepada SIB di lahan pertanian , Jumat (7/4) lalu.

T  Samosir mengatakan , mereka ada menerima bantuan bibit padi untuk tahun 2016 pada 6 kelompok  tani yaitu Kelompok Mulia, Murni, Anggir Gabe, Saroha, Baki dan Limau Sunde,seluas 50 HA Varietas Mikongga, namun produksi rendah."Di samping kami hanya dapat 1 goni per/rante, harganya juga cukup murah yaitu cuma Rp.3000 per kilo, sedangkan padi lainnya laku Rp.4000 per kilo. "Kami juga telah mengirim surat kepada Ketua DPRD Batubara pada tanggal 5 April 2017, untuk meminta ganti rugi", kata Samosir.

L Sidabutar (43), Ketua Kelompok Tani Saroha menambahkan, para  petani menerima bantuan benih dari Perum Sang Hyang Seri (SHS).

Ludi manager SHS Asahan menyampaikan, rendahnya hasil panen petani ini karena adanya serangan penyakit kresek/blast. "Banyak bantuan benih serupa di banyak tempat namun hanya di Pematang Tengah yang hasilnya rendah karena diduga ada serangan penyakit", kata Ludi.(E 15/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru