Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

BPBD Tebingtinggi Gelar Simulasi Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi dan Kebakaran

- Rabu, 17 Mei 2017 17:46 WIB
370 view
BPBD Tebingtinggi Gelar Simulasi Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi dan Kebakaran
SIB/Humala Siagian
PADAMKAN: Tim gabungan simulasi gladi penanggulangan bencana alam gempa bumi dan kebakaran terdiri dari BPBD, Satpol PP, Pemadam kebakaran dan Regu Tagana mencoba memadamkan kobaran api yang membakar sebuah bangunan,Selasa (16/5) di Lapangan Ramlan Yatim
Tebingtinggi (SIB)  -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebingtinggi bersama Pemadam Kebakaran, Regu Tagana, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pramuka dan RSUD DR Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi melaksanakan kegiatan sosialisasi dan simulasi gladi penanggulangan bencana alam gempa bumi dan kebakaran kepada masyarakat di Lapangan Ramlan Yatim Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Selasa (16/5).

Dalam simulasi tersebut terlihat dua bangunan rumah setelah diguncang gempa bumi roboh dan terbakar, didalam bangunan ada masyarakat yang tertimpa bangunan, kemudian tim medis terdiri dari perawat, dokter dan ambulance langsung melakukan evakuasi penyelamatan, kemudian rumah yang terbakar coba dipadamkan oleh Mobil Damkar dan regu Tagana. Setelah beberapa jam, tim berhasil memadamkan api dan menyelamatkan masyarakat untuk menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Itu bukan kejadian sebenarnya, melainkan simulasi gladi yang dilakukan BPBP Kota Tebingtinggi bersama stake holder yang ada dalam rangka simulasi gladi kesigapan dalam menghadapi bencana alam gempa bumi dan kebakaran di Kota Tebingtinggi tahun 2017.

Pj Wali kota Tebingtinggi yang diwakili Sekdako Johan Samose Harahap menyatakan bahwa kegiatan simulasi gladi penanggulangan bencana ini perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat Kota Tebingtinggi, karena dengan mengetahui kesigapan dalam penanggulangan bencana akan bisa mengurangi korban jiwa.

"Dalam simulasi gladi penanggulangan bencana alam gempa bumi dan kebakaran, kita harapkan masyarakat yang tangguh menghadapi bencana adalah masyarakat yang siap untuk selamat. Melalui simulasi gladi penanggulangan bencana gempa bumi dan kebakaran, kita bisa meningkatkan kompetensi serta kapasitas masyarakat dalam pengurangan resiko bencana,"harap Johan Samose.

Sedangkan Kepala BPBD Kota Tebingtinggi Drs Wahid Sitorus menjelaskan dengan adanya sosialisasi simulasi gladi penanggulangan bencana alam gempa bumi dan kebakaran, kita secara sigap bisa mengatasi bencana tersebut dari resiko mengurangi korban jiwa. Tujuan kegiatan untuk kesiapsiagaan bencana ketika ada di Tebingtinggi, kita tidak mengetahui kapan bencana itu datang dan berakhir.

"Kegiatan ini perlu kita sosialisasikan kepada masyarakat, pelajar, steak holder. Karena, Kota Tebingtinggi mempunyai empat bencana yang ekstrim seperti gempa bumi, kebakaran, kebanjiran dan bencana angin puting beliung,"terangnya. (BR3/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru