Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Proses Lelang Proyek di Tapsel Diminta Sesuai Prosedur

- Jumat, 19 Mei 2017 21:39 WIB
358 view
Medan (SIB) -Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Bangsa Sumatera Utara  meminta Unit Pelaksanaan Lelang (UPL) Tapanuli Selatan (Tapsel) benar-benar memproses pelaksanaan lelang dengan sistem layanan pengadaan secara elektronik (LPSE). Peduli Bangsa menilai peluang terjadinya kecurangan dalam memenangkan peserta lelang melalui LPSE ini cukup besar.

"Jangan sampai terjadi kecurangan dalam memenangkan peserta lelang, karena peluang terjadinya kecurangan cukup besar, Peduli Bangsa meminta laksanakan saja sesuai prosedur," kata Ketua LSM Peduli Bangsa Sumut, Syawaluddin Matondang kepada wartawan di Medan, Selasa (16/5).

Menurut Syawaluddin, saat ini Pemerintah Kabupaten Tapsel sedang menjaring peserta lelang melalui LPSE. Adapun proyek yang sedang dilelang seperti pembangunan gedung Pemkab Tapsel, jalan dan jembatan, drainase serta lainnya. Sistem LPSE menurutnya sah-sah saja dilakukan. Hanya saja, kata Syawaluddin kecurangan tetap dapat terjadi, setelah adanya kongkalikong dengan panitia lelang.

Kata Syawaluddin, modus kecurangan lelang proyek pada LPSE memang tidak banyak terungkap. Hanya satu modus yang sudah tercium, yaitu dengan cara mengurangi bandwidth atau kapasitas server. Dalam modus tersebut, peserta lelang akan kesulitan untuk mengupload dokumen penawaran. Kalau pun peserta sudah mengunggah, dokumen penawaran mereka akan cacat dan ujung-ujungnya tidak menang. Nah, untuk pemenang yang sudah ditentukan oleh panitia lelang, dan mereka diberi 'kode' agar mengupload dokumen pada jam tertentu.

"Kalau sudah begini ceritanya, sudah ada deal antara panitia lelang dengan peserta yang dimenangkan," tandasnya.

Untuk mengantisipasi kejadian ini, LSM Peduli Bangsa akan mengawasi selama proses lelang berlangsung. "Jika ditemukan kejangggalan selama proses lelang berlangsung Peduli Bangsa siap meneruskannya ke kepolisian atau kejaksaan," sebutnya. (Rel/R14/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru