Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 20 Maret 2026

Kapolres Dairi Kunker ke Polsek Tanah Pinem

* Ketua Adat Merga Silima Serahkan Cindera Mata
- Kamis, 07 September 2017 19:48 WIB
522 view
Kapolres Dairi Kunker ke Polsek Tanah Pinem
SIB/Theopilus Sinulaki
BEKA BULUH: Ketua Adat Merga Silima Kecamatan Tanah Pinem, Rudin Pinem menyerahkan cinderamata kain tradisionil Karo “Uis Beka Buluh” kepada Kapolres Dairi AKBP Dedy Tabrani dan “Uis Nipes” kepada ibu Ketua Bayangkhari Ny Marlisa Dedy Tabrani dalam kunjun
Tanah Pinem (SIB) -Kapolres Dairi AKBP Dedy Tabrani SIK MSi melakukan kunjungan kerja ke Polsek Tanah Pinem, Rabu (6/9) disambut Kapolsek Tanah Pinem AKP Sabar Pinem bersama Kanit Reskrim Iptu MP Simamora, Danramil 05/TP Kapt Arm H Pasaribu, Sekcam Tanah Pinem Serikat Pinem, Bayangkhari, tokoh masyarakat dan agama.

Kapolsek Tanah Pinem AKP Sabar Pinem dalam sambutannya memaparkan situasi Kamtibmas di jajaran wilayah hukum Polsek Tanah Pinem yang meliputi 19 desa. Menurut Sabar jumlah personil Polsek Tanah Pinem sebanyak18 orang yang secara rasio setiap 1 anggota personil melayani 433 warga. Walau dari jumlah personil yang terbatas, namun kegiatan Babinkamtibmas terus dilakukan ke desa-desa dengan memberikan sosialisasi atau penyuluhan hukum secara kekeluargaan.

Dari sisi lain, menurut Kapolsek, letak geografis wilayah hukum Polsek Tanah Pinem sebagian berada di daerah lereng perbukitan sehingga bencana longsor perlu diwaspadai secara khusus pada saat curah hujan tinggi.

Sementara Ketua Adat Merga Silima Kecamatan Tanah Pinem, Rudin Pinem bersama AKP Sabar Pinem menyerahkan cindera mata kain tradisionil Karo "Uis Beka Buluh" kepada Kapolres Dairi AKBP Dedy Tabrani dan "Uis Nipes" kepada ibu Ketua Bayangkhari Ny Marlisa Dedy Tabrani.

Mewakili tokoh masyarakat Rudin Pinem menyinggung secara singkat sejarah peradaban hubungan kekeluargaan di Tanah Pinem. Menurutnya hubungan kekrabatan sangat kental dengan kultur adat budaya yang terjalin di tengah-tengah masyarakat sehingga banyak sengketa atau perselisihan di tengah-tengah warga dapat diselesaikan melalui musyawarah desa. "Tidak tertutup kemungkinan adanya tindak kejahatan lainnya, disebabkan kurangnya pemahaman atau adanya tindakan orang luar yang dengan sengaja membuat aksi kejahatan di daerah ini," ungkapnya.

Kapolres Dairi AKBP Dedy Tabrani mengajak seluruh kepala desa, tokoh adat dan lainnya agar tetap menggalakan sistem rembuk desa, karena Polri sendiri sudah melakukan berbagai upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui Mitra Kamtibmas. Untuk itu, Kapolres Dairi meminta seluruh kepala desa untuk melakukan kembali kegiatan Siskamling serta membuat Pos Kamling di desa. Apa lagi menjelang Pilkada Dairi, suhu politik akan meningkat. Hal ini perlu kita waspadai agar selama tahapan Pilkada Dairi situasi daerah kita tetap kondusif.

Ditambahkan, selain pengawasan Anggaran Dana Desa (ADD) yang wajib dilakukan oleh masyarakat termasuk pemberantasan narkoba merupakan perhatian khusus pimpinan Polri termasuk seluruh jajaran kepolisian, karena narkoba merupakan musuh utama bagi seluruh masyarakat. Untuk itu, jajaran Polres Dairi sudah membuat fakta integritas di internal Polres Dairi, seluruh anggota Polres dilakukan tes urine, siapa yang terlibat akan diproses, bahkan ada 2 anggota yang terlibat narkoba sudah kita usir dari asrama Polres Dairi.

Pada kesempatan yang sama Kasat Narkoba Polres Dairi, AKP Abdul Rahman SH yang hadir pada kunjungan kerja Kapolres Dairi ke Polsek Tanah Pinem meminta agar masyarakat ikut aktif melaporkan bila dicurigai adanya peredaran narkoba di sekitarnya, dimana anggota satuan narkoba akan turun ke lapangan.

"Saat dilakukan tes urine kepada 18 orang personil Polsek Tanah Pinem, 17 orang dinyatakan negatif kecuali 1 orang anggota yang tidak hadir", ungkapnya.

Kasat Intelkam Polres Dairi, AKP S Harahap yang dimintai tanggapannya seputar upaya yang telah dilakukan Polres Dairi upaya penanganan Kamtibmas jelang pelaksanaan Pilkada Dairi. Menurutnya telah melakukan sosialisasi untuk melakukan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) melalui pembentukan Pos Siskamling.

"Memang Pilkada Dairi saat ini masih dalam tahapan penjaringan calon, namun kita sudah melakukan sosialisasi sistem kemanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali Pos Kamling di setiap desa," ungkapnya. (B01/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru