Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

LSM LP3AD Demo ke Kantor DPRK Minta Pengelolaan Dana Desa Dievaluasi

- Jumat, 08 September 2017 17:49 WIB
412 view
LSM LP3AD Demo ke Kantor DPRK Minta Pengelolaan Dana Desa Dievaluasi
SIB/Armentoni Munthe
DEMO : Para pendemo saat menyampaikan orasinya didepan pagar kantor DPRK Agara Kamis (7/9).
Kutacane (SIB) -Puluhan pemuda yang tergabung dalam Forum LSM Lembaga Pemantau Pembangunan Pemantau Aset Daerah (LP3AD), demo ke Kantor DPRK Aceh Tenggara, Kamis (7/9) meminta  Dana Desa di Kecamatan Leuser dan Babul Makmur agar secepatnya dievaluasi.

Masriadi Jadil, selaku koordinator aksi dalam orasinya, meminta kepada pihak dewan dan pihak yang berkompeten lainnya supaya melakukan evaluasi terhadap kegiatan camat, mengevaluasi pengelolaan dana desa yang bersumber dari APBN dan APBK Aceh Tenggara di Kecamatan Leuser dan Babul Makmur yang diduga sarat masalah.

Dalam orasinya, mereka juga meminta, laporan pertanggungjawaban dana desa   serta Laporan pertanggungjawaban (LPJ) Camat Leuser dan Babul Makmur tahun 2015-2016 yang mereka duga  ada indikasi korupsi.

Diminta kepada penegak hukum supaya melakukan penyelidikan terhadap 2 camat tersebut dan DPRK agar secepatnya membentuk tim investigasi ke lapangan. "Apabila tuntutan ini tidak di indahkan,maka kami akan turun kembali ke gedung Kementerian Desa dan KPK di Jakarta," kata Mhd Masir, jubir pendemo lainnya.

Pada awalnya, Arnold Napitupulu SH dari Komisi A kepada pendemo meminta data dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa di Kecamatan Leuser dan Babul Makmur agar pembicaraan lebih terarah". Saya tidak berpihak kemanapun dan saya pihak kalian", tegasnya.

Saat menyampaikan orasi secara bergiliran, pendemo akhirnya diterima Wakil Ketua  DPRK Nazaruddin dan Ketua Komisi A Arnold Napitupulu, Sufyan Sekedang dan Hasanusi Sekedang, sembari menunggu kedatangan Camat Leuser .

Kepada SIB anggota Komisi A Sufyan Sekedang mengaku, gerah dan kesal melihat sikap buang badan dan upaya menghindar dari Camat Leuser  yang tidak hadir memenuhi panggilan DPRK untuk bertemu dengan pendemo.

"Sekdakab Gani Suhud, telah kita minta menghubungi Camat Leuser agar datang ke kantor dewan. Awalnya camat bersedia datang dan dalam perjalanan menuju Kota Kutacane, namun beberapa saat setelah dihubungi, HP Camat Leuser tak aktif lagi,demikian juga ketika dihubungi dewan, HP camat belum juga aktif,"ujarnya.
Camat Babul Makmur,Samsul Hayat,telah hadir di Kantor DPRK, namun keberadaan Camat Leuser, tak jelas lagi dan tak bisa dihubungi.

Karena Camat Leuser tak hadir dan tak bisa dihubungi,  Sufyan, akan mengupayakan Camat Leuser datang lagi ke kantor dewan, Sabtu (9/9) untuk bertemu dengan utusan  pendemo.(Dik:AM/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru