Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Dianggap Meninggal Tak Wajar, Makam Robinson Rainer Sibuea Dibongkar untuk Otopsi

- Sabtu, 16 September 2017 10:48 WIB
794 view
Dianggap Meninggal Tak Wajar, Makam Robinson Rainer Sibuea Dibongkar untuk Otopsi
SIB/Jantro Naibaho
OTOPSI : Wakapolres Tobasa Kompol J Sitompul memimpin pembongkaran makam Alm Robinson Rainer Sibuea di Pemakaman Umum Taga Hambing Sihobuk Desa Pangombusan Kecamatan Parmaksian Tobasa, untuk keperluan otopsi dari pihak RS Bhayangkara Poldasu, Kamis (14/9)
Tobasa (SIB) -Dianggap meninggal tak wajar, makam almarhum Robinson Rainer Sibuea (43) dibongkar, Kamis (14/9) sekitar pukul 12.30 WIB. Jenazah langsung diotopsi oleh pihak Rumah Sakit Bhayangkara Poldasu di Pemakaman Umum Taga Hambing Sihobuk Desa Pangombusan Kecamatan Parmaksian Kabupaten Toba Samosir.

Alm Robinson Rainer Sibuea (43) warga Jl Melanthon Siregar Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematang Siantar diduga meninggal bunuh diri dengan cara gantung diri di belakang rumah orangtuanya di Desa Pangombosan Kecamatan Parmaksian, Rabu (2/8/2017) yang lalu.

Menurut istri almarhum, Merry La Tota Simamora (41) didampingi panasehat hukumnya Horas Sianturi,  meninggalnya Alm Robinson Rainer Sibuea (43) dianggap tak wajar, karena itu pihaknya meminta kepada pihak kepolisian supaya jenazah diotopsi.

"Saya ingin mengetahui secara pasti meninggalnya suami saya. Oleh karena itu kami meminta supaya dilakukan otopsi. Meninggalnya suami saya sungguh sangat janggal dan saya belum bisa terima," katanya.

Almarhum Robinson Rainer Sibuea berkunjung ke rumah orangtuanya bertujuan untuk meminjam uang sebesar Rp15 juta pada hari Sabtu (29/7). Namun uang yang mereka butuhkan dari keluarganya belum ada.

Karena sangat butuh uang untuk biaya hidup, almarhun Robinson Rainer Sibuea kembali ke rumah orangtuanya pada hari Rabu (2/7/2017) sore bersama dua anaknya. Namun pada hari itu juga adik ipar Merry memberi kabar bahwa Robinson Rainer Sibuea meninggal. Mengetahui kabar tersebut istri almarhum langsung  dan datang ke rumah mertuanya, namun jenazah sudah dibersihkan.

"Saya ditelpon adik ipar saya memberitahu bahwa suami saya sudah meninggal gantung diri dan menyuruh saya supaya cepat. Pada hari itu sudah ada pernyataan menerima iklas atas meninggalnya suami saya tanpa otopsi dan tanpa sepengetahuan saya juga," terang Merry.

Suasana pembongkaran makam Robinson Rainer Sibuea cukup ramai dipenuhi warga. Dibawah pengawasan Waka Polres Tobasa Kompol J Sitompul, Kapolsek Porsea dan puluhan personil Polres Tobasa makam Robinson Rainer Sibuea dibongkar dan langsung dilakukan otopsi mulai pukul 12.30 WIB sampai pukul 15.00 WIB.

Kapolres Tobasa AKBP Alvianus SIK melalui Kapolsek Porsea AKP Ramot Nababan kepada SIB mengatakan, proses otopsi dilaksanakan atas permintaan istri almarhum Robinson Rainer Sibuea. Namun sebelumnya pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan bahwa tidak akan melakukan otopsi ataupun tuntutan hukum lainnya. (BR8/DIK-JN/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru