Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Ratusan Rumah di Kecamatan Angkola Sangkunur Tapsel Terendam Banjir

- Rabu, 11 Oktober 2017 22:22 WIB
320 view
Ratusan Rumah di Kecamatan Angkola Sangkunur Tapsel Terendam Banjir
SIB/Sarliman Manurung
Perahu: Warga terpaksa beraktivitas dengan menggunakan perahu, termasuk tim BPBD yang ingin melakukan pendataan, akibat meluapnya Sungai Batangtoru yang mengalir di sepanjang perkampungan, Senin (9/10).
Tapsel (SIB)- Ratusan rumah di Desa Simataniari, dan Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapsel  terendam banjir, Senin (9/10).  Warga terpaksa menggunakan perahu  akibat ketinggian air.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel Ahmad Ibrahim Lubis kepada Wartawan Selasa (10/10)  mengatakan, ketinggian air mencapai 40 centimeter di dalam rumah, sedangkan di badan jalan ada yang mencapai 1 meter. "Data sementara  jumlah rumah yang terkena banjir 194 unit," ujarnya.

Dikatakan, banjir terjadi akibat meluapnya  Sungai Batangtoru yang mengalir di sepanjang perkampungan. Setiap tahun, apabila musim hujan, debit air Sungai Batangtoru akan bertambah dan melimpah ke perkampungan. "Bencana tersebut dapat disebut musiman, karena setiap musim penghujan selalu banjir akibat naiknya debit air Sungai Batangtoru," ujarnya.

 Menurut Ibrahim , masyarakat yang menjadi korban banjir sudah mengungsi ke tempat saudara atau rumah warga yang aman dari banjir. "Arus lalu lintas menuju desa tersebut  sempat terputus, karena debit air terus naik akibat curah hujan yang masih tinggi. Warga beraktivitas dengan menggunakan perahu, termasuk tim BPBD yang ingin melakukan pendataan harus menggunakan perahu.

 "BPBD terus melakukan pendataan rumah warga yang terkena banjir, sehingga nantinya pemerintah mudah untuk menyalurkan bantuan dan bantuan akan segera disalurkan  apabila pendataan sudah selesai, Logistik bantuan sudah tersedia, menunggu data validnya saja, saya pastikan, apabila pendataan sudah selesai,  bantuan akan langsung disalurkan," ujarnya.  (G-07/d)
 


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru