Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 27 Maret 2026

Dukung Program Pemkab Humbahas, Uspika Pakkat akan Tanam Jagung Seluas 3 Ha

- Kamis, 22 Februari 2018 22:20 WIB
670 view
Dukung Program Pemkab Humbahas, Uspika Pakkat akan Tanam Jagung Seluas 3 Ha
SIB/Dok
SAMBUTAN : Kapolsek Pakkat AKP Dani Sembiring memberikan sambutan pada panen perdana jagung milik kelompok tani di Desa Rura Aek Sopang Kecamatan Pakkat, baru-baru ini.
Humbahas (SIB) -Kapolsek Pakkat AKP Dani Sembiring bekerjasama dengan unsur pimpinan kecamatan memprogramkan penanaman jagung seluas 3 hektare di wilayah Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Hasilnya akan dibagikan ke masyarakat khususnya di Kecamatan Pakkat.

"Saya akan berbagi pengalaman bercocok tanam jagung di wilayah Pakkat ini. Bercocok tanam jagung sangat menjanjikan dan hasilnya sangat memuaskan dibandingkan tanaman lain. Kami sudah sepakat dengan unsur pimpinan Kecamatan Pakkat akan membuka lahan 3 hektare. Hasilnya diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Jangan nanti ada yang minta hasil jagung itu kepada kami, ini akan kami berikan kepada yang layak menerima. Ayo kita dukung program Pemkab Humbang Hasundutan ini," kata AKP Dani.

Dani Sembiring mengatakan itu saat panen perdana jagung milik kelompok tani di Desa Rura Aek Sopang Kecamatan Pakkat, Kamis (15/2) dihadiri Asisten Ekonomi Pembangunan Lamhot Hutasoit, Kadis Pertanian Junter Marbun, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Elson Sihotang, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Perekonomian dan Pembangunan Remon Pakpahan, Kabag Protokol Jakkon H Marbun, Plt Camat Pakkat Makden Sihombing, Camat Parlilitan Eliapzan Sihotang, Danramil Pakkat Peltu JE Silaban, Kades Rura Aek Sopang Binsar Sihotang, Juan Siagian dari PT Bisi Internasional Tbk, PPS dan masyarakat setempat.

Kades Binsar Sihotang menjelaskan lahan penanaman jagung yang sudah dipanen itu sudah terlantar 50 tahun dan belum pernah dikelola masyarakat. Tapi dengan adanya program Pemkab Humbahas untuk bertanam jagung, lahan itu dikelola kelompok tani.

"Program Pemkab ini akan kami dukung karena tujuannya menyejahterakan masyarakat. Sebenarnya program ini bukan untuk pemerintah, bukan kepada bupati tapi untuk rakyat Humbang Hasundutan bagaimana kehidupan masyarakat ke depan semakin tambah sejahtera. Jadi program seperti ini harus didukung. Ini awal kebangkitan pertanaman jagung," katanya.

Sementara Lamhot Hutasoit menjelaskan, tahun 2018 ini Kabupaten Humbahas mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat untuk melaksanakan pembudidayaan jagung seluas 20.000 hektare. Ini menjadi tugas utama semua untuk menyukseskan kegiatan ini tanpa mengenyampingkan tanaman yang lain.
Maka semua pihak yang terkait untuk bersama-sama bergandengan tangan mengajak keluarga untuk lebih menitikberatkan sektor pertanian menjadi andalan sumber pendapatan keluarga. 

Lamhot Hutasoit yang dihunjuk sebagai koordinator penanaman jagung meluruskan, bahwa harga jagung sudah ditentukan Rp 3.150/Kg dengan kualitas standar dan sudah menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan di Medan. Tapi kalau harga di atas Rp 3.150, silahkan dijual ke tempat yang lain. Masyarakat tinggal memilih mana yang paling menguntungkan.

Perlu juga diketahui, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor telah membentuk tim Upsus (upaya khusus) percepatan perluasan areal tanaman jagung. Tim dibentuk untuk mendukung program pemerintah guna mewujudkan swasembada jagung yang diprogramkan seluas 20.000 hektare untuk tahun ini.

Mewujudkan program itu, Bupati Humbahas telah menghimbau seluruh OPD, camat, kepala desa, PPL termasuk PPS untuk menyatukan persepsi. Semua tim saling bekerjasama dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar program itu agar terlaksana dengan baik. (BR8/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru