Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 22 Juli 2026

Buka Puasa Bersama dan Pengumpulan Zakat Pemkab Batubara Diwarnai Ratusan Kursi Kosong

* Pjs Bupati: Ini Karena Kewenangan Saya Terbatas
- Jumat, 08 Juni 2018 22:48 WIB
457 view
Buka Puasa Bersama dan Pengumpulan Zakat Pemkab Batubara Diwarnai Ratusan Kursi Kosong
SIB/Burhan
KECEWA: Pjs Bupati Batubara M Faisal Hasrimy kecewa dengan minimnya kehadiran para Kepala OPD dan ASN saat berpidato pada acara buka puasa bersama dan pengumpulan zakat Pemkab Batubara, Kamis (6/6) di Limapuluh.
Batubara (SIB) -Buka puasa bersama sekaligus pengumpulan zakat di jajaran Pemkab Batubara yang digelar di halaman Kantor Bupati, Kamis (7/6) diwarnai ratusan kursi kosong karena sepinya para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir.

Pjs Bupati Batubara M Faisal Hasrimi menyatakan keprihatinannya atas sikap para ASN di daerah itu yang dinilai masih mempertontonkan sikap feodalisme dan masih mempertahankan tradisi lama yang harus 'ditarik' terlebih dahulu baru bisa jalan.

Faisal menilai para kepala OPD tidak memahami tugas pokok dan fungsinya dan hal itu akan menjadi introspeksi bersama untuk ke depannya. Selain itu, keterbatasan kewenangan yang dimilikinya juga berdampak pada tidak solidnya pemerintahan yang dipimpinnya.

Faisal juga menyesalkan sikap para pejabat dan ASN di jajaran Pemkab Batubara yang tidak bisa bersikap profesional disebabkan situasi politik menjelang Pilkada di daerah itu. "Momen buka puasa bersama ini seharusnya kita jadikan untuk saling berkomunikasi dan bersilaturahmi serta bersinergi agar semua program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Ketua Baznas Kabupaten Batubara H Abdul Muin menyampaikan, dana zakat dan infaq tahun 2017 senilai Rp 573.272.666 telah disalurkan pada kegiatan pelatihan imam mesjid dan musholah, bantuan kepada siswa SMP dan SMA sederajat, bantuan kepada mahasiswa serta mendirikan badan usaha yang dikelola masyarakat.

Selanjutnya Baznas Batubara telah menyalurkan pinjaman dana bergulir senilai Rp 50 juta dari Baznas Provinsi Sumatera Utara yang digunakan petani Medang Deras Batubara, yang menghasilkan 50 ton padi dan sudah berzakat sebanyak Rp 4 juta rupiah yang kemudian disalurkan untuk membantu para nelayan dan fakir miskin.

Selain itu, Baznas Batubara menyalurkan bantuan kepada 11 anak yatim senilai Rp 70.000 setiap bulannya serta bantuan bagi rumah tahfiz sebanyak 8 unit masing-masing Rp 2 juta.

Dijelaskan Mu'in, dana zakat dan infaq tahun 2018 sudah terkumpul Rp266.234.530 dan akan terus dihimpun dari masyarakat agar target dana zakat dapat terpenuhi dan dapat disalurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ustad H Suhairi Abdul Karim dalam tausiahnya menyampaikan kewajiban zakat diperintahkan hanya kepada orang yang beriman, sebab zakat merupakan rukun Islam yang ketiga.

Setiap orang yang berzakat pasti akan dijaga rezekinya dan kepada orang yang beriman agar senantiasa peka terhadap orang-orang di sekelilingnya serta bagi orang yang dengan sengaja tidak membayar zakat diragukan keimanan serta keislamannya.

"Zakat filosofinya seperti jenggot, makin dicukur akan tumbuh lagi. Begitu juga zakat jika dikeluarkan akan semakin banyak rezekinya bahkan akan semakin melimpah ruah, karena tidak pernah orang berzakat miskin, tetapi semakin bertambah rezekinya," ujarnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Batubara Syahrisam menyampaikan laporan dana zakat yang terkumpul dari jajaran pejabat dan ASN di daerah itu sebesar Rp23.305.000. Jumlah itu jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp200 juta. (E11/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru