Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 25 Oktober 2026

Bupati Samosir Harapkan Industri Pangan Hasilkan Produk yang Higienis dan Halal

- Kamis, 26 Juli 2018 18:03 WIB
395 view
Bupati Samosir Harapkan Industri Pangan Hasilkan Produk yang Higienis dan Halal
SIB/Hendro Sihaloho SH
TANDATANGANI MOU: Sekdakab Samosir Jabiat Sagala (baju putih) menandatangani MOU teknik budidaya perikanan dan pengenalan produk sehat dan halal di Aula kantor bupati, Kecamatan Pangururan, Rabu (25/7).
Samosir (SIB) -Bupati Samosir Rapidin Simbolon diwakili Sekdakab Samosir Jabiat Sagala membuka pelatihan teknik budidaya perikanan, pengenalan produk sehat dan halal dan workshop pengelolaan perairan berkelanjutan di Aula kantor bupati, Kecamatan Pangururan, Rabu (25/7).

Dalam sambutannya, Sekdakab Samosir mengatakan, Danau Toba merupakan sumber daya air yang mempunyai sarat nilai ditinjau dari fungsi ekologi, hidrologi serta fungsi ekonomi. Karena hal itu berkaitan dengan fungsi Danau Toba sebagai habitat berbagai jenis organisme air, sebagai sumber air untuk kegiatan pertanian dan budidaya perikanan. 

Sesuai dengan RPJMD Kabupaten Samosir tahun 2016 sampai 2021 yakni, "terwujudnya masyarakat Samosir yang sejahtera, mandiri dan berdaya saing berbasis pariwisata dan pertanian. Karena itu, katanya pada tahun 2017 Bupati Samosir mengeluarkan peraturan bupati nomor 63 tahun 2017 tentang pembentukan kelembagaan Teknopark Samosir yang salah satu sasarannya untuk mengkoordinasikan antara OPD, lembaga-lembaga pemerintah dan lembaga non pemerintah.

Termasuk pelaku usaha, agar percepatan dan keterpaduan serta pengamanan terhadap produk-produk jasa maupun barang dari hulu ke hilir dapat memberikan hasil yang optimal, efektif dan efisien. "Dengan adanya pelatihan tersebut, besar harapan kami seluruh peserta dapat mengembangkan dan menerapkan berbagai jenis proses teknologi, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah, yang pada gilirannya akan menyerap tenaga kerja dan pada akhirnya kesejahteraan masyarakat Samosir pun akan meningkat. Dan khusus kepada UMKM yang diikutsertakan dalam pelatihan itu, diharapkan dapat menghasilkan produk industri pangan yang memenuhi standard keamanan pangan yang terjamin dari aspek hygienis dan aspek halal," kata Bupati Samosir.

Pada kesempatan itu, Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara, Basyaruddin menyampaikan, tentang syarat dan proses sertifikasi halal kepada seluruh peserta yang hadir. Turut hadir, Asisten II Pemkab Samosir, Saul Situmorang, Kepala Dinas Koperindag Samosir Viktor Sitinjak, Sekretaris Dinas Kominfo Rohani Bakkara, perwakilan LIPI, serta para pelaku usaha yang ada di Samosir. (H06/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru