Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Perampokan dan Begal Mengancam Warga Dairi, Polri Tingkatkan Patroli

- Kamis, 20 September 2018 18:50 WIB
516 view
Sidikalang (SIB) -Aksi perampokan atau begal kini sudah memasuki wilayah Kabupaten Dairi. Kawanan perampok diduga sering nongkrong dekat bank untuk mengamati calon korban, selanjutnya membuntuti dan melakukan aksinya saat calon korbannya lengah. Hingga saat ini, telah terjadi perampokan yang dialami Kepala Sekolah Dasar di bilangan Sidikalang dan oknum Perangkat Desa di Kecamatan Siempat Nempu Hulu.

Kepala SMPN 1 Sidikalang, J Situmorang mengaku dibuntuti mobil jenis Avanza warna hitam, Rabu (19/9) sejak keluar dari salah satu bank di Sidikalang. Diakuinya, saat ia bersama bendaharanya mengambil uang untuk pembayaran utang sekolahnya.

"Sejak keluar dari bank, saya perhatikan ada mobil yang membuntuti. Sesampainya kami di salah satu toko di Jalan Pandu, mobil yang sama juga ada, bahkan saat saya masuk ke rumah saya, mobilnya tetap ada. Demikian juga saat saya ingin istirahat, mobil itu juga melintas dan berbalik arah dari lokasi ini," ujarnya di Jalan Sisingamangaraja bawah Sidikalang.

Kapolres Dairi AKBP Erwin Siahaan kepada SIB, Rabu (19/9), mengaku telah melakukan peningkatan pengamanan melalui patroli. "Langkah yang sudah kita lakukan, meningkatkan patroli dengan mengedepankan Sabhara dan operasional Reskrim. Soal jumlah berapa orang korban yang melapor, silahkan koordinasi ke Kasat Reskrim aja," ujar Erwin.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Dairi AKP Doli Nainggolan SH, melalui Kaurbin Ops Iptu HP Purba mengaku telah melakukan penahanan terhadap tersangka pelaku tindak pidana pencurian disertai dengan kekerasan yang terjadi, Sabtu (15/9) di Dusun Lae Pangaroan Desa Lae Ambat Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi. Tersangka JM (15) dan RS (17) ditahan setelah dilakukan pemeriksaan intensif serta memeriksa beberapa saksi.

Disampaikan Purba, Gransen Sitohang warga Jalan Sidikalang-Medan, Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Dairi, orangtua kandung Giat Pramana menerima informasi dari teman-temannya, Jumat (14/9) malam bahwa anaknya kena begal. Selanjutnya Gransen pergi ke Polsek Parongil untuk meminta bantuan untuk bersama-sama menuju tempat yang disebutkan.

"Setelah menerima pengaduan, personil melakukan cek TKP, mengumpulkan bahan keterangan dan saksi, membawa korban ke Puskesmas, selanjutnya mengamankan 1 orang tersangka RS. Setelah dilakukan pengembangan, ketiga yang diduga pelaku pencurian disertai dengan kekerasan ditemukan dan dilakukan penahanan," ujar Purba. (B04/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru