Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Investor Korea Jejaki Kerjasama Pengolahan Air Bersih di Tanjungbalai

- Rabu, 03 Oktober 2018 18:15 WIB
328 view
Investor Korea Jejaki Kerjasama Pengolahan Air Bersih di Tanjungbalai
SIB/Usni Pili Panjaitan
INVESTOR : Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial menggelar pertemuan dengan investor Korea terkait teknologi pengolahan air bersih, Selasa (2/10) di Aula II Kantor Wali Kota Tanjungbalai.
Tanjungbalai (SIB) -Investor asal Korea menjejaki kerjasama pengolahan air bersih di Tanjungbalai dengan Pemko Tanjungbalai melalui Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Kualo. Kehadiran investor tersebut diterima Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial, Direktur PDAM Tirta Kualo Ruri Prihatini Lubis, Kepala Bappeda Solihin, di kantornya, Selasa (2/10).

Kehadiran investor dari perusahaan Korea National Smart Water Grid Research Group (NSWGRG) yang dipimpin Profesor Kyung Taek Yum, bertujuan mengembangkan dan meningkatkan ketersediaan air bersih di Tanjungbalai.

Rencana pengembangan air bersih yang sedang dijajaki investor Korea tersebut disambut baik Wali Kota Tanjungbalai. Sebagai wujud keseriusan Syahrial digelar pertemuan dengan investor Korea yang dihadiri para pejabat terkait di Aula II Kantor Wali Kota Tanjungbalai.

Melalui juru bahasa, Kyung memaparkan tujuan kedatangan mereka ke Tanjungbalai. "Kedatangan kami kemari karena ibu Ruri yang pada tahun 2017 lalu, kami menggelar kerjasama dengan PDAM Tirtanadi. Ruri terlibat dalam MoU itu," kata Kyung menjelaskan.

Letak geografis Tanjungbalai sangat cocok untuk pilot project dan feasibility study sebagai langkah awal. "Jika kerja sama ini terwujud akan dikembangkan sebagai master plan. Namun butuh rencana makanya kami jajaki dulu seperti apa kebutuhan air bersih, data dan fasilitas yang ada di PDAM Tirta Kualo," jelasnya.

Syahrial mengatakan ketersediaan dan kebutuhan air bersih sangat penting bagi masyarakat Tanjungbalai. Kewajiban bagi Pemko Tanjungbalai untuk menjamin kebutuhan vital ini terjangkau masyarakat.

Kyung mengungkapkan alat yang akan digunakan berteknologi canggih disebut Smart Water Grid yang terintegrasi dengan teknologi informasi dan komunikasi milik NSWGRG yang mampu memetakan dan mendeteksi sumber-sumber air bersih.

Usai paparan, para investor Korea ini dibawa ke lokasi WTP III tempat pengolahan air bersih. Diharapkan kehadiran pengusaha asing yang menawarkan sistem pengolahan air bersih yang modern dan canggih ini mampu menjawab pemenuhan kebutuhan air bersih yang hingga kini belum terealisasikan sepenuhnya kepada masyarakat Tanjungbalai. (E08/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru