Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Keluarkan Dua Izin Kegiatan Secara Bersamaan, Sekda P Siantar Mohon Maaf

* Konser Judika Sihotang Dibatalkan
- Senin, 08 Oktober 2018 17:19 WIB
970 view
Keluarkan Dua Izin Kegiatan Secara Bersamaan, Sekda P Siantar Mohon Maaf
SIB/Andomaraja P Sitio
Beri Penjelasan: Ketua KONI Pematangsiantar Jayadi Sagala memberikan penjelasan kepada wartawan tentang pembatalan konser Judika Sihotang di Lapangan Adam Malik Pematangsiantar, Minggu (7/10) sore.
Pematangsiantar (SIB)- Melalui Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar Sekda Budi Utari AP meminta maaf, karena telah mengeluarkan dua izin secara bersamaan. Seperti, acara Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) berupa gala catur dan acara MUI berupa tablig Akbar 1 Muharram secara bersamaan di Lapangan H Adam Malik Kota Pematangsiantar, Minggu (7/10).

Hal itu disampaikan Sekda Budi Utari didampingi Kadis Pariwisata Fatimah Siregar, Kepala DPM PTSP Agus Salim, Kabag Humas Hamam Soleh pada temu pers dengan sejumlah wartawan di Jalan Sipirok, Minggu (7/10).

"Ada kelalaian Pemko karena mengeluarkan ijin untuk dua kegiatan secara bersamaan. Untuk itu kami minta maaf," terangnya. Ditambahkannya, bahwa hasil musyawarah, panitia tablig akbar lebih memilih mengalah, kemudian menempatkan acaranya di Mesjid Raya Jalan Mesjid Pematangsiantar.
Dibatalkan

Sementara itu, ribuan warga kecewa lantaran konser Judika Sihotang yang seyogianya digelar di Lapangan Adam Malik Pematangsiantar, Minggu (7/10) sore, secara mendadak dibatalkan pihak manajemen dan panitia. 

Beredar informasi, kegiatan even olahraga catur (Gala catur) dan sekaligus konser panggung artis Ibukota papan atas Judika Sihotang digelar di kota Pematangsiantar itu menimbulkan polemik.

Sekelompok komunitas meminta agar konser yang diselenggarakan supaya dibatalkan karena dinilai telah melanggar aturan karena pemanfaatan kawasan Lapangan Adam Malik tidak diperbolehkan dikomersialkan sesuai Perda berlaku. 

Ketua KONI Pematangsiantar Jayadi Sagala, Minggu (7/10) menyatakan pembatalan konser Judika Sihotang berawal dari laporan dari kepolisian Polres Pematangsiantar yang menyampaikan tidak kondusif. Kita dapat laporan dari kepolisian menyatakan situasi tidak kondusif untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan kita koordinasikan sama pihak manajemen dan panitia supaya membatalkan konser.

"Kami mewakili panitia dan Ketua KONI memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Kota Siantar dan demi kekondusifan kota, kami membatalkan konser Judika Sihotang. Tidak ada yang perlu disalahkan disini itulah keunikan dan persaudaraan di kota ini," katanya. 

Saat disinggung apa penyebab dibatalkannya konser Judika Sihotang, Jayadi menegaskan tidak ada disalahkan semua demi kekondusifan Kota Siantar. "Sekali lagi tidak ada kita salahkan siapa-siapa ya, inilah kesatuan rasa persaudaraan di kota kita ini. Tentu kita juga harus menghargai dan menjaganya makanya kita batalkan," terangnya. 

Jayadi berharap, ke depan semoga kegiatan berkaitan olahraga bisa lebih maju dan bangkit kembali dan perlunya evaluasi semua pihak terkhusus pengurus KONI Kota Siantar. "Kalau even olahraga caturnya terselenggara dengan baik, tapi konser Judika Sihotang aja yang dibatalkan. Sekali lagi kami memohon maaf," katanya. (D11/D10/D12/q)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru