Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Maret 2026

Bayi Penderita Radang Otak di Tebingtinggi Harapkan Uluran Tangan Dermawan

- Selasa, 16 Oktober 2018 18:09 WIB
437 view
Bayi Penderita Radang Otak di Tebingtinggi Harapkan Uluran Tangan Dermawan
SIB/Bonny Sembiring
HARAPKAN ULURAN TANGAN : Bayi penderita radang otak, Zihan bersama ibunya yang tinggal di Rusunawa, Jalan Persatuan Kecamatan Padang Hilir, Tebingtinggi, sangat mengharapkan uluran tangan dari para dermawan, Senin (15/10).
Tebingtinggi (SIB) -Seorang balita bernama Zihan Faliza (1), yang tinggal bersama kedua orangtuanya di Rusunawa Jalan Persatuan Kecamatan Padang Hilir, Tebingtinggi, sangat mengharapkan uluran tangan (bantuan) para dermawan. Pasalnya, sejak usia 9 bulan, bayi itu mengidap penyakit berbahaya, radang otak yang berpotensi mengancam sistem kekebalan tubuh maupun nyawanya. 

"Di awal, anak saya (Zihan) mengalami demam tinggi disertai kejang-kejang (step). Setelah diperiksa dan didiagnosa dokter, ternyata anak kami menderita radang otak," ujar orangtua bayi, Dijah (37) kepada SIB, Senin (15/10), di kediamannya. 

Lebih lanjut Dijah menjelaskan, kehidupan keluarganya yang serba terbatas membuat pengobatan rawat jalan anak bungsunya itu menjadi terkendala. 

"Bayangkan saja, penghasilan suami (Faisal) hanya cukup menutupi kebutuhan rumah tangga, seperti biaya anak sekolah, keperluan bayi dan sewa Rusun (rumah susun). Dalam seminggu saya wajib membawanya tiga kali untuk kontrol ke rumah sakit. Belum lagi, kami harus menyicil hutang kepada orang lain guna pembiayaan Zihan sewaktu diopname beberapa bulan lalu," ucapnya sambil menetaskan air mata. 

Ibu empat anak itu pun mengakui, sebelumnya Dinas Kesehatan Tebingtinggi juga pernah memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 400 ribu. Namun, bantuan itu hanya bertahan beberapa minggu untuk penanganan medis anaknya.

"Karenanya, melalui pemberitaan ini, saya sangat berharap kepada Dinkes Tebingtinggi maupun para dermawan supaya tergerak hatinya untuk meringankan biaya perobatan Zihan, sehingga bisa sembuh dan hidup normal seperti anak-anak seusianya," harap Dijah sambil melihat kondisi anaknya yang terbaring lemas dan memakai selang di hidung. (C11/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru