Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

Pemko Tanjungbalai Berikan Bantuan kepada 2 Warga Korban Kebakaran

- Rabu, 17 Oktober 2018 18:56 WIB
287 view
Tanjungbalai (SIB)  -Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai memberikan bantuan kepada dua warga korban kebakaran rumah, Kannur Manurung (49) dan Jasmen Sitinjak (35) yang tinggal di Jalan FL Tobing Teluk Ketapang Gang Beringin Lingkungan II Kelurahan Sirantau Kecamatan Datuk Bandar, Selasa (16/10). Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan dan alat-alat rumah tangga, perlengkapan sekolah dan bantuan uang sewa rumah masing-masing Rp 2 juta.

Bantuan itu diserahkan Wali Kota Tanjungbalai diwakili Asisten Bidang Ekonomi Sosial dan Pembangunan (Eksosbang) H Abdul Hayyi Nasution bersama staf ahli H Zainul Arifin, Kadis Sosial diwakili Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Siti, BPBD, Tagana, Camat, Lurah dan Kepling setempat.  

Asisten Ekbangsos mengatakan, kedatangan Pemko Tanjungbalai tersebut bukti keikutsertaan pemerintah merasakan duka yang dialami warga yang ditimpa musibah sebagaimana yang dialami kedua keluarga tersebut. Dikatakannya, selain untuk melihat langsung kondisi korban, pemerintah juga akan memberikan penghiburan dan bantuan untuk mengurangi beban penderitaan yang dialami korban. 

"Atas nama pemerintah, kami turut prihatin atas musibah kebakaran ini. Untuk itu kami berharap dengan bantuan yang ala kadarnya ini bisa meringankan beban keluarga. Semoga bermanfaat dan dipergunakan sebaik-baiknya," ucap Abdul Hayyi. 

Sementara itu, kedua korban kebakaran berterimakasih atas bantuan yang diberikan tersebut. "Kami sangat bersyukur dan menyampaikan terimakasih kepada pemerintah yang telah peduli dengan keadaan kami," ucap Kannur.  

Sebelumnya pada Rabu (10/10), telah terjadi kebakaran yang menghaguskan dua rumah warga di Jalan FL Tobing Gang Beringin Kelurahan Sirantau Tanjungbalai. Akibatnya, dua rumah berdinding batu hangus terbakar dan hampir rata dengan tanah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian materil ditafsir mencapai ratusan juta rupiah karena tidak satupun barang-barang yang bisa diselamatkan. 

Dari keterangan warga setempat, api diduga berasal dari korsleting listrik. Kobaran api berhasil dipadamkan setelah beberapa unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) turun ke lokasi memadamkan api dibantu masyarakat setempat. (E09/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru