Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026

Pemko Pematangsiantar Sosialisasi Penyalahgunaan Bahan Berbahaya pada Makanan

- Jumat, 19 Oktober 2018 21:51 WIB
349 view
Pematangsiantar (SIB) -Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Medan sosialisasikan penyalahgunaan bahan berbahaya pada makanan, dengan memberikan pemahaman kepada  pelaku usaha di ruang data Kantor Balai Kota Pematangsiantar, Kamis (18/10).

Melalui rapat koordinasi tim terpadu pengawasan bahan berbahaya yang dibuka Asisten II Drs H M Akhir Harahap menyampaikan, Pemerintah Kota Pematangsiantar melihat pentingnya peranan Badan Pengawas Obat dan Makanan yang tetap bersinergi, untuk melindungi generasi muda.

Fungsi pengawasan bukan hanya sekedar masalah administrasi, prosedur teknis apalagi urusan bisnis. Tetapi urusan pemerintah dalam melindungi rakyatnya, terutama generasi muda. Mari bersinergi dan saling mengawasi agar penyalahgunaan bahan-bahan berbahaya dalam pangan tidak terjadi.

"Penyalahgunaan obat, terutama bahan berbahaya dalam pangan dapat menimbulkan efek yang sangat negatif dan merusak kesehatan bagi manusia, khususnya kalangan anak-anak sebagai generasi penerus. Untuk itu, perlu mendapatkan perhatian serius dari kita bersama," ungkap M Akhir.

Kepala Bagian Admnistrasi Perekonomian Abdul Kodir Siregar dalam laporannya terkait Surat Keputusan Wali Kota Nomor : 900/179/IV/WK-THN 2018 tanggal 18 April 2018, tentang Tim terpadu pengawasan bahan berbahaya yang disalahgunakan dalam pangan, bertujuan untuk memberikan edukasi kepada jajaran terkait dan para pelaku usaha industri kecil/menengah di bidang makanan, terhadap bahan bahan yang dianggap berbahaya dalam pengolahan pangan.

"Pemerintah bersama masyarakat tetap melakukan pengawasan dan tetap bersinergi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda," ungkap Abdul Kodir.

Hadir perwakilan Balai Besar POM Medan Yanti Agustini Harahap SSi Apt MKes. Ia menyampaikan materi dan sesi tanya jawab terkait peran serta masyarakat yang sangat penting dalam pengawasan pangan dari penyalahgunaan bahan berbahaya, katanya. (D12/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru