Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Februari 2026

Anggota DPRDSU Temukan Jembatan di Labuhanbatu Nyaris Ambruk, Lalulintas Terancam Putus

- Kamis, 01 November 2018 19:03 WIB
669 view
Anggota DPRDSU Temukan Jembatan di Labuhanbatu Nyaris Ambruk, Lalulintas Terancam Putus
SIB/Firdaus Perangin-angin
NYARIS AMBRUK: Anggota DPRD Sumut Zeira Salim Ritonga menemukan Jembatan Sei Rakyat Kecamatan Panei Hilir Kabupaten Labuhanbatu sepanjang 300 meter nyaris ambruk, arus lalu-lintas terancam putus total.
Medan (SIB) -Anggota DPRD Sumut  Zeira Salim Ritonga menemukan Jembatan Sei Rakyat Kecamatan Panei Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, sepanjang 300 meter nyaris ambruk. Arus lalulintas terancam putus total, sehingga memerlukan perhatian dan bantuan pemerintah kabupaten maupun Pemprovsu.

"Masalah jembatan yang nyaris ambruk dan rumah ibadah yang sudah roboh di Labuhanbatu menjadi keluhan masyarakat agar mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun Pemprovsu," ujar Zeira Salim Ritonga kepada wartawan, Rabu (31/10), melalui telepon seluler menyampaikan hasil resesnya di Dapil Sumut VI (Labuhanbatu, Labusel dan Labura).

Terkait masalah infrastruktur, lanjut Zeira Salim, masyarakat meminta pemerintah memerbaiki infrastruktur jalan dan drainase, terutama jalan nasional Aek Nabara-Negeri Lama Kabupaten Labuhanbatu dan jembatan di Desa Sei Rakyat sepanjang 300 meter yang kondisinya nyaris ambruk.

"Jika jalan dan jembatan tersebut tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akses ke beberapa desa di daerah itu akan terputus, karena jembatan itu tidak bisa dilalui dan menyulitkan warga membawa hasil perkebunan maupun pertanian ke ibukota kabupaten," ujar Zeira.

Jika hasil pertanian dan perkebunan tidak bisa diangkut, ungkap Zeira, yang saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi C DPRD Sumut itu, sangat mengganggu perekonomian masyarakat di daerah itu. Sementara di sisi lain, masyarakat meminta adanya pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti bantuan kelompok tani berupa ternak dan pupuk.

"Kalau infrastruktur saja tidak bisa didukung, bagaimana ekonomi masyarakat bisa diberdayakan. Padahal infrastruktur jalan merupakan masalah yang sangat penting dan vital, dalam memajukan daerah dan mengembangkan perekonomian masyarakat," ungkapnya.

Persoalan lain yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, ujarnya, adanya rumah ibadah di Desa Cinta Makmur sangat memprihatinkan, karena kondisinya sudah roboh, sehingga perlu dilakukan pembangunan baru.

"Rumah ibadah sangat penting bagi masyarakat dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Tuhan, agar tidak terpengaruh dari kejahatan. Rumah ibadah juga bisa dijadikan tempat mendidik anak-anak di bidang keagamaan agar terhindar dari narkoba," katanya.

Dicontohkannya, di Desa Sei Sentosa Kecamatan Pane Hulu Kabupaten Labuhanbatu, masalah narkoba sudah mengkhawatirkan masyarakat. Apalagi desa itu terletak di daerah Pantai Timur bersebelahan denan Selat Malaka, sehingga sangat rawan dengan peredaran narkoba.

"Terkait masalah narkoba ini, masyarakat Sei Sentosa Pane Hulu minta Poldasu segera turun tangan memberantas peredaran narkoba di daerah tersebut. Kita yakin masalah narkoba yang sudah meresahkan masyarakat tidak hanya di Labuhanbatu, tapi hampir di semua kabupaten/kota di Sumatera Utara," ujar Zeira. (A03/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru