Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Antisipasi Longsor, Daerah Irigasi Marjanji Asih Dibangun Secara Swadaya

- Selasa, 06 November 2018 18:24 WIB
449 view
Antisipasi Longsor, Daerah Irigasi Marjanji Asih Dibangun Secara Swadaya
SIB/Revado Marpaung
BANGUN BRONJONG: Sejumlah masyarakat Dusun Sidoarjo Nagori Maligas Tongah Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun membangun bronjong secara swadaya untuk mengantisipasi longsor yang semakin melebar, hingga ke pemukiman warga, Senin (5/11).
Maligas Tongah (SIB)- Mengantisipasi longsor yang semakin melebar hingga ke pemukiman, masyarakat Nagori Maligas Tongah Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun membangun bronjong secara swadaya di Daerah Irigasi (DI) Marjanji Asih Dusun III Sidoarjo sejak beberapa hari yang lalu.

Pantauan SIB di lokasi, Senin (5/11), tampak masyarakat sedang membangun bronjong di sekitar Daerah Irigasi Marjanji Asih yang berpotensi mengancam nyawa masyarakat sekitar. Pasalnya jarak lokasi longsor hanya tinggal sekitar 20 sampai 30 meter lagi.

Supardi dan Idarwan selaku tokoh masyarakat kepada SIB mengaku sangat kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten Simalungun. "Kami kira, pemerintah hanya diam saja dan tidak ada perhatian sedikit pun dengan apa yang sudah terjadi di Nagori Maligas Tongah, khususnya di Dusun Sidoarjo ini, bayangkan saja, lokasi longsor tinggal beberapa meter lagi, namun tidak ada tindakan dari pemerintah atau instansi terkait untuk menanggulanginya," katanya.

Idarwan mengaku sudah beberapa kali pihaknya membuat permohonan agar irigasi tersebut diperbaiki. Namun kenyataannya tidak ada sama sekali. "Padahal irigasi tersebut sudah longsor sejak 2 tahun yang lalu, hingga kini tidak ada perhatian sedikit pun dari pemerintah," kesalnya.

Mereka berharap ke depan, pemerintah peka dan tanggap terhadap keluhan-keluhan masyarakat banyak, apalagi persoalan yang menyangkut nyawa banyak orang, ungkapnya.

Sementara Pangulu Maligas Tongah Wardiyono mengatakan, untuk mengantisipasi longsor yang berkelanjutan di Dusun Sidoarjo yang mengancam keselamatan warga, pihaknya sepakat untuk membangun bronjong dengan dana swadaya. "Kita kutip dari masyarakat dan para donatur yang mau dan ikhlas untuk membantu terlaksananya pembangunan bronjong ini," katanya.

Wardiyono mengaku, untuk sementara dana yang sudah terkumpul sebesar Rp 52.250.000. "Kita kerjakan sesuai dengan kemampuan dana yang terkumpul, ada dana kita kerjakan, iya kalau tidak ada, kita berhenti. Intinya, kami tidak menutup diri untuk menerima sumbangan dari para donatur yang ingin membantu masyarakat Maligas Tongah membangun bronjong di sepanjang tebing yang longsor," katanya. (D14/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru