Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Petani Tapsel Masih Berharap Harga Karet Naik

Redaksi - Sabtu, 15 Februari 2020 17:12 WIB
386 view
Petani Tapsel Masih Berharap Harga Karet Naik
SIB/ Nimrot Siregar, SH
GETAH :  Petani karet di Tapsel mengeluh harga makin terpuruk di kisaran 4.500/ kg. Dalam gambar, Febri tengah mengumpul getah yang baru dideres (disadap) di Desa Palsabolas, Angkola Timur, Tapsel, Kamis (13/2). 
Tapanuli Selatan (SIB)
Petani Tapanuli Selatan (Tapsel) khususnya petani karet berharap harga karet naik. Soalnya belakangan ini harga karet jenis getah cor semakin terpuruk pada kisaran harga Rp4.500/ Kg dari Rp5.500/ Kg.

"Petani karet makin susah ini bang, harga gak naik-naik dan malah makin turun. Sementara harga kebutuhan pokok untuk kebutuhan keluarga cenderung naik,"ujar Junedi ditimpali putranya, Febri kepada SlB saat ditemu di kebun Palsabolas, Angkola Timur, Tapsel, Kamis (13/2).

Lebih lanjut dikatakannya, harga getah cor penjualan pada Kamis sebelumnya masih sekitar Rp5.800, namun keesokan harinya jatuh pada harga Rp4.500/ Kg. Getah takar atau getah yang sudah satu minggu dideres, harga turun menjadi Rp6.000/ Kg dari sebelumnya Rp7.200 / Kg.

Para petani hanya berharap, harga karet bisa normal kembali. Beberapa tahun silam, kenang Junedi penah menikmati harga getah cor Rp9.000/ Kg dan getah takar mencapi Rp12.000/ Kg. Ketika itu perekonomian warga cukup lumayan.Tapi saat ini, sepertinya harga tersebut hanya tinggal kenangan.

Salah seorang toke getah (pedagang pengumpul) P Pulungan mengatakan bahwa harga karet semakin terpuruk akhir-akhir ini. "Kita tidak bisa berbuat apa- apa kecuali harus sabar menunggu adanya perubahan harga ke arah lebih baik," ujarnya seraya berharap agar pemerintah mencarikan solusi menaikkan harga karet tersebut. (G06/c)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru