Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik di Tanjung Leidong

Redaksi - Selasa, 18 Februari 2020 22:10 WIB
425 view
Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik di Tanjung Leidong
RMOL
Ilustrasi
Kualuh Leidong (SIB)
Seorang pria yang diketahui bernama Rizal Sofyan alias Ian Lama (31) tewas di dalam kandang ayam milik warga di Jalan HI. Maksum Kelurahan Tanjung Leidong Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labura, Senin (17/2) sekitar pukul 02.30 WIB.

Dari keterangan yang dihimpun SIB, Rizal tewas diduga akibat tersengat arus listrik. Pasalnya, kondisi korban ditemukan tewas dengan menggenggam wayar telanjang yang ada di dalam kandang ayam tersebut. Selain itu juga kondisi tubuh korban sudah tegang. Diduga korban sengaja ke lokasi kejadian hendak mencuri ayam yang ada di dalam kandang tersebut.

"Korban sepertinya mau mencuri ayam karena belakangan ini ayam kami sering hilang," sebut Nasib pemilik kandang ayam tersebut kepada wartawan yang ada di lokasi.

Namun pemilik kandang ayam membantah ketika disinggung soal dugaan tewasnya pria tersebut akibat terkena sengatan arus listrik. "Tidak ada kena sengatan listrik, wayar yang ada di kandang itu tidak ada arusnya. Itu hanya untuk mengikat kandang ayam ku saja. Korban meninggal bukan karena arus listrik, tapi karena yang maha kuasa," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kualuh Hilir AKP P Simarmata saat dikonfirmasi SIB melalui Kanit Reskrim Ipda Gunawan Sinurat, membenarkan adanya seorang pria yang tewas akibat tersengat arus listrik didalam sebuah kandang ayam di Tanjung Leidong. Pihaknya juga sudah memeriksa lokasi kejadian dan memintai keterangan beberapa orang saksi dan juga pemilik kandang ayam tersebut.

"Menurut fakta di lapangan, korban tewas akibat tersengat aliran listrik. Karena tangan korban ditemukan sedang menggenggam kabel yang digunakan sebagai penerangan kandang. Jenazahnya sudah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan setelah keluarga korban membuat surat pernyataan tidak keberatan dan bermohon tidak dilakukan autopsi terhadap korban," ucap Gunawan. (A09/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru