Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 21 Februari 2026
Wujudkan Pengelolaan Dana Desa Akuntabel

Kades dan Kaur Keuangan di Nisel Dilatih Sistem Keuangan Desa

Redaksi - Kamis, 20 Februari 2020 16:18 WIB
218 view
Kades dan Kaur Keuangan di Nisel Dilatih Sistem Keuangan Desa
Foto : SIB/Putra Nainggolan
PELATIHAN : Para Kades dan Kaur Keuangan mendapatkan pelatihan mengelola DD dengan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dari Dinas PMD Nisel, Rabu (19/2). 
Nisel (SIB)
Untuk mewujudkan pengelolaan Dana Desa (DD) yang akuntabel, Kepala Desa dan Kepala Urusan (Kaur) Keuangan dari 459 Desa di Nisel dilatih menggunakan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Pelatihan digelar dari tanggal 10 hingga 28 Februari mendatang.

Kabid Administrasi, Aparatur dan Kerjasama Pemerintahan Desa dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Nias Selatan (Nisel) Ronaldin Fau SH, Rabu (19/2) menjelaskan, kegiatan yang dilakukan itu bertujuan untuk melatih Kades dan Kaur Keuangan untuk mengadministrasikan item-item kegiatan desa sesuai dengan petunjuk yang ada di aplikasi.

"Aplikasi ini memudahkan para Kades dan pengelola desa dalam mengalokasikan anggaran sesuai dengan item-item pekerjaan yang sudah ditentukan. Jadi tidak ada lagi kegiatan yang fiktif ataupun kegiatan dadakan," katanya.

Sistem ini dikatakan juga membantu pengelola Desa untuk lebih disiplin dalam menyiapkan administrasi, baik pelaporan maupun realisasi nantinya. "Sesuai Peraturan Menteri KPDT No 11 tahun 2020 tentang pengelolaan Dana Desa Prioritas, di sana sudah ada tipologi desanya misalnya Desa wisata, sudah ada semua di aplikasi," ujar Kabid yang juga sebagai Narasumber pada kegiatan itu.

Narasumber lainnya Yankas Zagoto SE, dari tenaga ahli perencanaan partisipatif pendamping desa mengatakan, kegiatan itu merupakan tindaklanjut dari Kemendagri untuk pengelolaan DD dengan sistem Aplikasi. Dalam satu hari mereka melatih peserta dari 2 kecamatan dengan menyesuaikan waktu.

Selama ini dikatakan, sistem pengelolaan DD masih manual sehingga sering terjadi banyak kesalahan bahkan bisa defisit. Akan tetapi dengan aplikasi ini sudah lebih baik karena akan dikonfirmasi bila ada progam yang tidak bisa masuk dalam sistem perencanaan. Upaya dari Dinas PMD itu diapresiasi untuk perbaikan ke depan. (N03/q)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru