Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Antisipasi Virus Corona, Dinkes Asahan Gelar Sosialisasi kepada Perwakilan 8 RSU

Redaksi - Jumat, 28 Februari 2020 22:28 WIB
160 view
Antisipasi Virus Corona, Dinkes Asahan Gelar Sosialisasi kepada Perwakilan 8 RSU
foto SIB/Donal Tampubolon
Usai sosialisasi pencegahan virus corona, Sekretaris dinkes, kabid P2P, Kasi Surin, Yankesmas, Wasor Surveyland bersama perwakilan 8 Rumah sakit foro bersama di kantor dinkes Asahan, Kamis (27/2).
Kisaran (SIB)
Meski di Indonesia sampai saat ini belum ada masyarakat yang dinyatakan positif terjangkit virus corona, Dinas Kesehatan (Dinkes) Asahan tetap konsen melalukan antisipasi. Langkah yang dilakukan adalah memberikan informasi dan sosialisasi terhadap perwakilan 8 Rumah Sakit Umum (RSU) yang ada di Kisaran, Kamis (27/2).

Hadir dalam sosialisasi, Sekretaris Dinkes Asahan H Hurdin, Kabid P2P Safrin Sanja Hutahaen, Kasi Surin Jhonson Kabas Lumbangaol, Yankesmas Irianti, Wasor Surveyland Ranji Aswar serta perwakilan 8 Rumah Sakit Umum.

H Nurdin mengatakan, pada rapat maupun pertemuan pihaknya selalu menyampaikan informasi terkait virus corona ini. “Kami hanya menunggu karena tidak tertutup kemungkinan virus itu bisa sampai juga di Indonesia. Dinkes Asahan belum bisa melakukan langkah signifikan apapun kecuali langkah antisipasi pemberitahuan dan sosialisasi. Harus diwaspadai, virus ini bisa menular melalui udara maupun kontak langsung dan virus ini ada masa inkubasi selama 14 hari. Untuk memastikan warga positif corona atau tidak, butuh pemeriksaan laboratorium”, ucap Nurdin.

Kabid P2P Safrin Sanja Hutahaean, didampingi Jhonson Kabas Lumbangaol mengimbau, masyarakat Asahan tidak panik terhadap ancaman virus corona yang kini lagi viral di belahan dunia. Dipastikan, hingga saat ini belum ditemukan penderita suspect virus corona di Asahan. Masyarakat jangan resah, Pemkab Asahan melalui dinkes selalu siaga mengantisipasi bilamana ada warga yang terindikasi terjangkit virus tersebut.

Untuk mengantisipasi hal itu, Dinkes telah melakukan kegiatan lintas sektoral dengan rumah sakit se Kabupaten Asahan sekaligus membentuk tim di setiap rumah sakit maupun Puskesmas yang berada di pesisir pantai seperti Puskesmas Silo Laut, Binjei Serbangan, Bagan Asahan, Sei Apung, Sei Kepayang, Sei Kepayang Timur dan Puskesmas Sei Kepayang Barat.

Tim ini nantinya akan berkoordinasi dengan pihak keamanan bila ada pendatang gelap yang masuk dari jalur laut di pesisir kabupaten Asahan. Safrin mengimbau jika ada gejala seperti flu, sakit tenggorokan, demam tinggi hingga 14 hari lamanya tidak mereda, harap segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Pada kesempatan lain, Jhonson Kabas Lumbangaol menjelaskan bahwa virus corona merupakan penyakit zoonosis yang sebenarnya adalah penyakit hewan namun terpapar ke manusia. Penyebarannya bisa melalui udara dan benda-benda yang dipegang oleh suspect virus corona. Sambung Jhonson, virus tersebut hampir sama dengan flu, gejalanya demam, gangguan saluran pernafasan, batuk, filek dalam jangka waktu yang lama.

Menurut Jhonson, tidak mudah untuk menentukan seseorang suspect virus corona atau bukan karena harus melalui serangkaian test laboratorium. Ia mengatakan, virus corona sangat mudah menular dengan adanya kontak fisik terutama melalui tangan dengan pengidap atau bersentuhan dengan alat alat yang ada virus tersebut. Penularan bisa terjadi saat virus masuk melalui mulut, hidung, mata, tangan. Jaga daya tahan tubuh serta berperilaku hidup sehat. Jhonson meminta kepada masyarakat untuk segera melapor jika merasakan gejala tersebut terutama bagi warga yang punya riwayat perjalanan dari Cina dimana tempat virus corona menyebar. (A04/c)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru