Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 19 Februari 2026

Kapuskesmas Parbutaran Meninggal Akibat Covid-19, Pelayanan Kesehatan Dihentikan Sementara

Redaksi - Jumat, 21 Agustus 2020 15:40 WIB
517 view
Kapuskesmas Parbutaran Meninggal Akibat Covid-19, Pelayanan Kesehatan Dihentikan Sementara
Foto Dok/Kominfo Simalungun
MELEPAS: Bupati Simalungun JR Saragih (nomor 2 dari kanan) didampingi Sekda Mixnon Andreas Simamora memberikan penghormatan saat melepas jenazah almarhum dari RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, Rabu (19/8).
Simalungun (SIB)
Setelah terkonfirmasi terpapar Covid-19, Kepala Puskesmas Parbutaran di Kecamatan Bosarmaligas Kabupaten Simalungun, dr Jhon Edward Faridol Sipayung meninggal dunia di RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, Selasa (18/8) malam.

Bupati Simalungun JR Saragih didampingi Sekda Mixnon Andreas Simamora dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah melayat ke RSUD Djasamen Pematangsiantar, Rabu (19/8).

Bupati saat melepas jenazah almarhum mengatakan, semasa hidupnya, almarhum orang yang aktif memberikan pelayanan pencerahan dan penyuluhan kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19 bersama pangulu, Babinsa, Babhinkamtibmas dan bidan desa.

Melihat keaktifan almarhum dalam melaksanakan tugas di masa pandemi Covid-19, bupati menyebutkan bahwa almarhum sebagai pahlawan kesehatan Covid-19. Hal ini juga dilihat bahwa almarhum sering kontak langsung dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat hingga dia menjadi korban.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kadis Kesehatan Kabupaten Simalungun dr Lidya mengatakan, almarhum sudah lama sakit dan hasil pemeriksaan medis yang bersangkutan terkonfirmasi Covid-19.
Penghentian Pelayanan Kesehatan

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Corona Virus Disease (Covid-19) memutuskan penghentian sementara pelayanan kesehatan di Puskesmas Parbutaran Kecamatan Bosar Maligas.

Langkah tersebut diambil pasca meninggalnya dr Jhon Edward Faridol Sipayung.
Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Simalungun JR Saragih menyampaikan hal tersebut kepada wartawan usai acara pembukaan MTQ ke-46 di Jalan Asahan, Kamis (20/8).

Terhadap para pegawai Puskesmas akan dilakukan pemeriksaan rapid test, sedangkan untuk sementara warga yang ingin berobat berkoordinasi dengan bidan desa setempat, ujarnya.

Di tempat terpisah Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Fritz Ueki Prapanca Damanik menyampaikan bahwasanya GTPP sudah mengeluarkan surat terkait penghentian sementara pelayanan di Puskesmas Parbutaran dan sudah sampaikan ke dinas kesehatan dan pihak Puskesmas.

Penghentian sementara pelayanan kesehatan selama 7 hari terhitung tanggal 19 sampai 25 Agustus,ujarnya.(S01/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru