Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Maret 2026

Jembatan Tua Peninggalan Belanda Terancam Ambruk di Rawang Pancaarga Asahan

Redaksi - Rabu, 02 Desember 2020 20:25 WIB
790 view
Jembatan Tua Peninggalan Belanda Terancam Ambruk di Rawang Pancaarga Asahan
Foto SIB/Donal Tampubolon
TERANCAM AMBRUK: Jembatan tua di Dusun V Kecamatan Rawang Panca Arga mengalami kemiringan akibat bergesernya tiang pondasi. Jembatan itupun terancam ambruk. Foto dipetik, Selasa (1/12)
Kisaran (SIB)
Jembatan plat beton peninggalan kolonial Belanda di Dusun V Kecamatan Rawang Panca arga, Asahan kondisinya saat ini terancam ambruk. Jembatan tersebut merupakan akses utama warga melakukan aktivitas sehari-hari ke Kantor Kecamatan maupun menuju desa lainnya. Warga mengkwatirkan, bila tidak segera diperbaiki dipastikan akan menimbulkan korban jiwa.

M Siagian, warga setempat kepada SIB, Selasa (1/12) menuturkan, jembatan tua dengan panjang sekira 20 meter dan lebar 2,5 meter itu merupakan peninggalan kolonial Belanda. “Ketika kecil dulu kami sering bermain â€" main di seputaran jembatan, berarti usianya sudah di atas sudah 61 tahun,” katanya.

Lanjut petani itu, bagi warga desa ini, jembatan peninggalan kolonial Belanda tersebut sangat vital karena melalui akses itulah warga melakukan aktivitas sehari hari seperti bertani, mengangkut hasil pertanian, pergi ke Kantor Kecamatan atau pun menuju desa lain. Warga Kecamatan Meranti atau warga dari Kisaran juga kerap melintas di atas jembatan tersebut, ucap Siagian.

Bapak 3 anak itu menerangkan, jembatan itu nyaris ambruk sebenarnya sudah berlangsung lama. Namun dalam 4 minggu terakhir, lantai di tengah jembatan sudah mengalami kemiringan. Kemiringan nya antara 5-10 derajat akibat pondasi penyangga jembatan bergeser.

Bergesernya pondasi tengah jembatan disebabkan terjangan arus sungai dimana dalam 4 minggu terakhir curah hujan dengan intensitas tinggi melanda daerah ini. Dengan kemiringan jembatan tersebut, warga yang menggunakan kenderaan roda empat atau lebih tidak mau lagi melintas.

Ditambahkan, Minggu lalu, Bupati Asahan, Surya bersama rombongan sudah datang meninjau jembatan yang miring itu. Warga berharap, dengan adanya kunjungan bupati, jembatan itu segera diperbaiki, pungkas Siagian.

Amatan di lapangan, lantai jembatan itu memang sudah miring sepanjang 3 meter. Posisi pondasi tiang yang berada di tengah jembatan sudah bergeser jauh dari titik awal. warga sudah menghimbau agar pengguna roda 4 atau lebih jangan lagi melintas guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (A04/a)

Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Tim PKK Simalungun Bagi Takjil

Tim PKK Simalungun Bagi Takjil

Simalungun(harianSIB.com)Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Simalung