Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Maret 2026
Digarap Warga

Antonius Tumanggor Pertanyakan Keberadaan Aset Pemko Medan

Redaksi - Selasa, 20 April 2021 17:27 WIB
422 view
Antonius Tumanggor Pertanyakan Keberadaan Aset Pemko Medan
Foto Dok
Antonius D Tumanggor
Medan (SIB)
Anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPj TA 2020, Antonius Tumanggor mempertanyakan keberadaan aset di Kota Medan yang terlihat sudah banyak dikuasai masyarakat.

“Bagaimana aset seputar Medan Helvetia, Jalan Asrama berupa lahan. Saya lihat sudah dikuasi masyarakat. Begitu juga yang di Jalan Pringgan, kalau dikasih ke saya, saya garap itu," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (17/4) mengomentari sejumlah aset di Kota Medan yang dikuasai warga.

Hal itu juga dipertanyakannya saat rapat lanjutan pembahasan LKPj TA 2020 dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) di ruang Banggar DPRD Medan.

Selain itu, Politisi NasDem itu juga menyoroti penerimaan PAD dari Hak Pengelolaan (HPL) di sepanjang Jalan Nibung Raya. "Dalam kwitansi Rp.1 juta, tapi diterima Rp.50-60 juta. Ini benar masuk ke kas Pemko atau tidak?," tanyanya.

Kepala BPKAD Medan T Ahmad Sofyan saat rapat Pansus menyatakan aset yang berada di Jalan Asrama sudah diserahkan ke Pemko Medan. Namun, penyerahan itu belum dilengkapi dengan dokumen.

Sedangkan, terkait keberadaan HPL di Jalan Nibung, disebutkannya saat ini pihaknya menunggu perubahan Perda 9/2012 tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah. "Kalau untuk Ruko di Nibung, berdasarkan NJOP itu Rp 1 juta. Saat ini sedang revisi Perda 9/2012 atas usul DPRD. Kalau Perdanya selesai mungkin ada peningkatan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pansus Roby Barus berharap permasalahan aset tidak lagi muncul saat pembahasan LKPj TA 2021 tahun depan. "Ini jadi catatan, ke depan, LKPj 2021 tidak ditemukan lagi. Harus ada perbaikan, khususnya di bagian aset. Banyak aset yang tidak atau lupa dicatat. Kita tak paham kenapa gitu," pungkas Politisi PDI Perjuangan itu. (A12/f)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru