Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Februari 2026

Laksanakan Pembelajaran Luring, Guru SD Teladan Sidikalang Terima Rp 50 Ribu

Redaksi - Senin, 07 Juni 2021 19:15 WIB
670 view
Laksanakan Pembelajaran Luring, Guru SD Teladan Sidikalang Terima Rp 50 Ribu
Foto SIB/ Edison P. Malau
Rumput. Halaman SD Teladan Sidikalang terlihat ditumbuhi rumput dan kurang terawat, diduga karena pembelajaran daring selama pandemi Covid-19.
Sidikalang (SIB)
Mendukung proses pembelajaran masa pandemi Covid-19, guru Sekolah Dasar 030277 Teladan Sidikalang, melakukan pembelajaran dengan Luring. Proses pembelajaran tersebut didukung Kepala Sekolah (Kepsek) dengan memberikan dukungan operasional Rp. 50.000 perbulan.

Hal ini diakui Kepsek SD Teladan, Rumondang B Situmorang SPd kepada SIB, Kamis (4/6) di ruang kerjanya. Diakuinya, pagi itu ada orang tua siswa yang melakukan protes karena teknis pelaksanaan ujian yang mereka lakukan rumit.

"Kalau ada siswa yang tidak bisa mengambil naskah soal, kita upayakan supaya diantarkan guru. Ada sekitar 10 persen siswa yang tidak bisa mengikuti pembelajaran daring. Kami memberikan operasional senilai Rp. 50 ribu kepada guru yang melaksanakan pembelajaran luring," ujarnya.

Ditambahkannya, seluruh kegiatan yang berhubungan dengan pembelajaran, mereka laksanakan setelah melakukan rapat bersama dengan para guru.

"Keputusan hasil rapat merupakan hal tertinggi. Dalam rapat, kami sudah sepakat orang tua yang menjemput soal ujian dan mengantarkan lembar jawaban ke sekolah. Jadi, tidak ada yang salah dengan kebijakan itu," ujarnya terbata-bata.

Menurutnya, menjemput soal 2 bidang studi setiap hari dan mengantarkan lembar jawaban setiap harinya, merupakan kebijakan yang mendapat dukungan dan mengikuti seluruh anjuran dan aturan dari pusat hingga ke kabupaten.

"Saya rasa, sudah melakukan yang terbaik di sekolah ini. Hal ini juga sudah sesuai dengan aturan dan merupakan hasil rapat," sebutnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Drs JW Purba menjawab SIB Kamis (3/6) mengakui, adanya perubahan pengerjaan ujian di SD Teladan setelah adanya protes dari orang tua siswa.

"Setelah kami pertanyakan, pengerjaan ujian tidak lagi tiap hari. Kami sudah sampaikan, bagi siswa yang tidak memiliki HP Android agar soal dibagikan sekaligus masing-masing mata pelajaran dan dikerjakan di rumah, serta dikumpulkan juga sekaligus jangan tiap hari," tulis Purba. (B2/d)
Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru