Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

Rencana Vaksinasi Booster di Sumut dan Medan, Ini Jawaban Kadiskes

Redaksi - Rabu, 05 Januari 2022 13:48 WIB
589 view
Rencana Vaksinasi Booster di Sumut dan Medan, Ini Jawaban Kadiskes
Foto: Dok/Leo Bukit
Kadis Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis MM dan Kadis Kesehatan Medan dr Taufik Ririansyah
Medan (harianSIB.com)

Pemerintah pusat berencana mempercepat pemberian vaksinasi ketiga atau booster bagi masyarakat umum. Hal ini dilakukan usai melihat adanya penyebaran Covid-19 varian Omicron, di mana salah satu kasusnya merupakan transmisi lokal.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Ismail Lubis mengaku telah mendengar hal tersebut.

Hanya saja sebutnya, pihaknya belum ada menerima satu surat pun dari Kementerian Kesehatan terkait kelanjutan pelaksanaan vaksinasi booster tersebut.

"Betul untuk vaksinasi booster ini kami baru mendengar kabar dari media televisi, online, maupun koran. Secara resmi hingga saat ini belum ada kabar kelanjutan untuk vaksinasi booster tersebut," kata Ismail Lubis saat dikonfirmasi, Rabu (5/1/2022).

Selain itu, ia juga mengetahui vaksinasi booster direncanakan dilaksanakan pada 12 Januari 2022. "Saya dengar dari media itu 12 Januari, tapi sejauh ini kita masih menunggu kabar kelanjutan dari Kemenkes," terangnya.

Sejauh ini juga dikatakan Ismail, belum ada persiapan terkait vaksinasi booster tersebut. "Kita masih menunggu kabar Kemenkes, kalau dalam waktu dekat dikabari baru kita akan laksanakan persiapan tempat, syarat dan prosedur pelaksanaan vaksin booster ini," ucapnya.

Ismail mengatakan pihaknya masih fokus pada pengejaran target vaksinasi pada lansia. "Saat ini vaksinasi lansia di Sumut masih rendah, jadi masih harus dikejar dan akan digenjot terus agar vaksinasi booster bisa dilaksanakan di sini," tuturnya.

Sebab, menurut Ismail, syarat daerah bisa lakukan vaksinasi booster jika vaksinasi lansia sudah mencapai 60 persen. "Saat ini tim kita masih terus menyisir dan memberikan sosialisasi pentingnya vaksin di beberapa kecamatan yang lansianya masih minim mau divaksinasi," ucapnya.

Ia juga menyatakan bagi kabupaten/kota Sumut yang sudah berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 sudah bisa melaksanakan Pertemuan Tatap Muka (PTM) di sekolah secara normal.

"Jika sudah level 1 sudah bisa PTM 100 persen, hanya saja tetap dalam pengawasan Satgas Covid-19 baik dari sekolahnya atau satgas kecamatan masing-masing," tuturnya.

Untuk pelaksanaan teknis kapan PTM 100 persen dilakukan, menurut Ismail, bisa langsung ditanyakan ke Dinas Pendidikan daerah masing-masing. "Kapan dimulai dan bagaimana teknisnya tanya langsung ke Dinas Pendidikan daerahnya masing-masing," ucapnya.

Begitu juga dengan vaksinasi booster di Medan. Kadis Kesehatan Medan dr Taufik Ririansyah mengatakan pihaknya juga masih menunggu arahan dari pusat, karena sampai saat ini belum ada informasi sehingga teknisnya juga belum diketahui.

"Kita masih menunggu arahan, untuk teknisnya kita juga belum tahu bagaiamana. Siapa yang berhak mendapatkannya juga belum tahu, sebab informasi sebelumnya ada yang berbayar ada yang gratis. Dari pusat juga belum ada memberikan informasi soal tarif," ucapnya.

Sementara itu, katanya, manfaat vaksinasi booster untuk daya tahan tubuh menghadapi berbagai virus yang kini tengah marak. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru