Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 18 Januari 2026
Senioren GAMKI St Hamonangan Sinaga Ditahbiskan Jadi Pekerja

Sinode Kerja Gereja Pentakosta Tutup Peluang Intoleransi di Indonesia

Redaksi - Kamis, 21 Juli 2022 13:10 WIB
1.269 view
Sinode Kerja Gereja Pentakosta Tutup Peluang Intoleransi di Indonesia
Foto: Sinode Kerja/St Hamonangan Sinaga
TOLERANSI : Ketua Pucuk Pimpinan Gereja Pentakosta Pdt Ev J Simanjuntak didampingi Wakil Ketua Pdt Edgar Siburian menutup Sinode Kerja ke-44 Gereja Pentakosta, Minggu ( 17/7) di Kantor Pusat Jalan Lingga 24 Pematangsiantar ditutup. Bersa
Pematangsiantar (SIB)
Sinode Kerja ke-44 Gereja Pentakosta yang diadakan Kamis - Minggu (14 - 17/7) di Kantor Pusat Jalan Lingga 24 Pematangsiantar ditutup. Sebelum penutupan, Ketua Pucuk Pimpinan Gereja Pentakosta Pdt Ev J Simanjuntak bersama Wakil Ketua Pdt Edgar Siburian, Ketua Umum Persatuan Wanita Gereja Pentakosta Pdt EM br Aritonang STh, ketua-ketua daerah di antaranya Pdt Tom Situmorang MTh dari Gereja Pentakosta Sidomulyo Deliserdang, mendoakan sejumlah pekerja gereja yang ditahbiskan. Termasuk mantan Sekretaris GAMKI Deliserdang St Hamonangan Sinaga SPd.

Kepala Humasy St Drs Ev Abel Sirait, Rabu (20/7) menjelaskan, ditahbiskan 11 orang pendeta, 13 orang pendeta muda, 16 orang guru injil, 35 orang sintua dan 21 orang pembela sidang. Bersamaan itu ditahbiskan 12 orang gembala sidang, 3 daerah Pengurus Daerah, 3 ressort Pengurus Ressort dan Pengurus Pusat PWGP yang dilakukan Ketum PWGP Pdt EM br Aritonang STh. “Penahbisan untuk pengerja gereja Gereja Pentakosta di seluruh Indonesia. Gereja Pentakosta berkembang pesat sedemikian rupa. Bahkan di Jakarta, sudah memiliki sejumlah gereja,” ujar jurnalis senior tersebut.

Hal lain, rekomendasi Sinode Kerja Gereja Pentakosta tentang kehidupan keharmonisan sesama umat beragama. “Ada sejumlah peraturan yang disusun di Sinode Kerja dalam mendisiplinkan seluruh pengerja dan keluarga besar, serta jemaat Gereja Pentakosta. Kesepakatan yang dituangkan dalam rekomendasi pun menutup peluang munculnya intoleransi dalam kehidupan berbangsa bernegara di Indonesia bersumber dari agama,” tambah St Ev Abel Sirait didampingi ahli hukum di Gereja Pentakosta Marnaek Tampubolon.

Menurutnya, Ketua Dewan Pembina Pdt RD Siburian dan Pucuk Pimpinan Pdt Ev J Simanjuntak sepaham tentang intoleransi, di mana keluarga besar Gereja Pentakosta harus hidup rukun dengan gereja tetangga dan sesama umat beragama. Di intern, ujarnya, ada kode etik dalam memupuk persaudaraan sebagai pijakan memupuk toleransi sebagai warga negara.[br]

Tentang peran serta Gereja Pentakosta dalam kehidupan bernegara, Ketua Dewan Pembina Pdt RD Siburian memberi penguatan bahwa gereja didirikan Pdt Ev Lukas Siburian untuk mendukung dan mempercepat proses pembangunan di Tanah Air. Maksudnya, hingga ke depan dan sampai kapan pun, Gereja Pentakosta memberi dukungan pada pemerintah dalam perjalanan seperti dikuatkan di Alkitab.

Ketua Panitia St Ev Drs R Sirait STh menambahkan, Sinode Kerja ke-44 diadakan sesuai rencana. “Ekspektasi kehadiran utusan justru membanggakan, sebab yang hadir melebihi prediksi semula. Pandemi yang hampir tiga tahun membuat pertemuan virtual, mendorong kehadiran fisik,” ujarnya.

Atas nama seluruh panitia ia berterima kasih pada semua pihak hingga kegiatan berjalan lancar. Terima kasih khusus untuk Dirjen Bimas Kristen RI diwakili Direktur Agama Dirjen Bimas Kristen Jannus Pangaribuan dihadiri pejabat TNI/Polri, Kabid Bimas Kristen Sumut St Dr Arnot Napitupulu MPdK MMin, Kapolda Sumut dalam hal ini diwakili Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia (SDM) Poldasu, Kombes Pol Benny Bawensel SIK MH yang langsung memberi bimbingan dan arahan.

“Sejumlah undangan. Mulai PGPI Sumut - Aceh yang dihadiri Pdt Marlin Hutajulu MTh, Dewan Pertimbangan di antaranya Ketua Pdt RD Siburian SE, Sekretaris Edwin Siburian SEAk MSc, Sekjen Gereja Kristen Jerusalem Baru Pdt Joshua Simatupang serta Ketum PWGP Pdt EM br Aritonang STh,” tutup St Ev R Sirait. (R10/f)

Sumber
: KORAN SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru