Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Gubernur Sumut: Dairi Tanahnya Subur tapi Tidak Maju-maju

Redaksi - Jumat, 22 Juli 2022 18:15 WIB
1.042 view
Gubernur Sumut: Dairi Tanahnya Subur tapi Tidak Maju-maju
(Foto: SIB/Tulus Tarihoran)
TINJAU: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu tinjau lokasi Panti Asuhan Perpulungen yang temboknya ambruk, Kamis (21/7) di lokasi Panti Asuhan Perpulungen Sidikalang. 
Sidikalang (SIB)
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi melakukan agenda kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Dairi, Kamis (21/7).

Pada kunker itu, Gubernur Sumut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sumut Asren Nasution, Kepala Dinas Sosial Basarin Yunus Tanjung, Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi dan disambut Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman, Dandim 0206/Dairi Letkol Ridwan Sulistyawan, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani dan turut dihadiri Pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa, Kepala SMA/SMK dan Kepala SMP.

Eddy Rahmayadi mengatakan, Kabupaten Dairi banyak potensi, tetapi tidak maju-maju. “Dairi tanahnya subur, tetapi masih seperti ini, jalan jelek.

Pejabatnya yang tidak benar ini. Tidak majunya Kabupaten Dairi, diakibatkan tidak adanya kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif. Keduanya itu harus bertekat bulat, memajukan daerah. Kalau eksekutif salah, panggil.

Legislatif jangan terus memberikan hak interplasi atau lainnya yang bisa merugikan masyarakat. Bila tidak ada sinergi, rakyat yang sengsara. Menjabat itu, untuk kepentingan rakyat, jangan menonjolkan ego masing-masing," katanya di GOR Sidikalang.[br]



Kalau cerita politik, kata Edy, hasil perolehan suaranya di Dairi hanya sekitar 41 persen. Mau dipilih atau tidak, warga Sumut, tetap warganya.

Ia mengaku sudah menginjakkan kaki di 34 provinsi, tetapi potensi Dairi luar biasa. "Dairi begitu indah. Saya akan datang lagi, membawa para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD)," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menceritakan bagaimana seekor harimau membesarkan anak seekor monyet, dengan kasih sayang.

“Rasa kasih sayang harus ada. Kalau tidak, akan saling berbohong, menjatuhkan dan saling membunuh. Rakyat perlu disayangi.”
Kemudian ia juga menyentil ketidakhadiran Wakil Bupati Dairi, Jimmy AL Sihombing saat kunjungannya.

"Ini berantam bupati dengan wakil bupati. Tadi saya tanya Ketua DPRD Dairi, wakil bupati tidak hadir," katanya.

Setelah itu, gubernur juga menyindir kepala desa yang suka dengan kegiatan Bimtek, padahal sudah memiliki anggaran yang bisa mencapai Rp 1,6 miliar.[br]



"Apa yang sudah diperbuat kepala desa, anggaran jangan hanya buat patung, tetapi bagaimana anggaran itu digunakan, untuk pembangunan desa," ungkapnya.

Saat kunjungan tersebut, Gubernur Sumut membawa investor ke Dairi. Investor yang dibawa siap berinvestasi di Dairi, membangun pabrik minyak sereh.

Kemudian, ia juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Dairi, berupa beras, minyak goreng, gula, yang akan diserahkan kepada masyarakat yang layak sebagi penerima.

Sementara itu, Eddy Keleng Ate Berutu mengapresiasi kunjungan Gubernur Sumut dan menyampaikan dukungan pembangunan di Dairi.

"Kita mengusulkan pembangunan ruas jalan yang merupakan tanggungjawab Pemprov Sumut, pembangunan rumah kumuh, pendirian SMAN di Kecamatan Gunung Sitember dan lainnya," katanya.

Setelah dari GOR Sidikalang, Edy Rahmayadi dan rombongan meninjau Panti Asuhan Perpulungen Sidikalang, menyerahkan bantuan. Kemudian ia meminta pimpinan OPD terkait segera memperbaiki tembok bagian belakang panti asuhan yang ambruk. (B3/a)




Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru