Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 28 Mei 2026
Apresiasi Kapolda Gerebek Judi Online

Ps Rajamin Sirait: Saya Tinggal di Dekat Lokasi, Tak Tahu Ada Aktivitas Ilegal

Redaksi - Kamis, 11 Agustus 2022 11:10 WIB
1.288 view
Ps Rajamin Sirait: Saya Tinggal di Dekat Lokasi, Tak Tahu Ada Aktivitas Ilegal
Foto: Ist/harianSIB.com
Ps Rev Rajamin Sirait SE MA.
Medan (SIB)
Ps Rev Rajamin Sirait SE MA mengapresiasi Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak yang menggerebek judi online di kompleks perumahan elit di perbatasan Medan - Deliserdang. “Saya yang tinggal di dekat lokasi. Bahkan tiap hari melintas dan sesekali mampir, sama sekali tidak tahu. Artinya, masyarakat harus ikut menggunakan mata telinga dalam menjaga lingkungan,” ujarnya di RS Columbia Medan, Rabu (10/8).

Sebagaimana diberitakan, polisi menggerebek judi online di Komplek Cemara Asri, Deli Serdang, Selasa (9/8).

Penggerebekan langsung dipimpin Kapolda Sumut didampingi Wakapolda Dadang Hartanto, Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Alfa Tatareda, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi dan Waka Polrestabes AKBP Yudhi Heri Setiawan beserta seluruh jajarannya.

Lokasi yang diduga sebagai operator situs judi online terbesar di Sumut itu dengan nama Lebah4D, DewaJudi4D dan Laris4D. Dalam penggerebekan itu ratusan unit komputer dan laptop yang diduga digunakan untuk menyebar situs judi online diamankan oleh tim gabungan.

Ps Rajamin Sirait memastikan pihaknya tak tahu ada aktivitas ilegal karena lokasi yang sekarang dipasangi police line itu selama ini ramai. “Tapi ramai kan karena di lantai dasar, restoran. Aktivitasnya sampai dini hari,” ujarnya.

Menurutnya, karena online terkait dengan teknologi maka otoritas sudah saatnya memikirkan preventif. “Preventif bukan semata dalam bentuk koersif tapi bagaimana judi tersebut ‘diakomodir’ agar devisa negara tidak terkuras ke luar. Contohnya Singapura dan Malaysia termasuk Filipina bahkan Timor Leste sedang in progres. Judi dilarang tapi disediakan untuk penjudi. Misalnya di Genting Highland atau di Marina Bay termasuk di Christmas Island. Warga Indonesia banyak bertaruh di sana. Devisa mengalir ke luar,” tegasnya.

Sama seperti judi online. Operatornya banyak di luar Indonesia. “Bahkan di Kamboja serta Vietnam dan Taiwan, operator judi online itu banyak dari Indonesia. Kemarin yang heboh-heboh penyekapan pekerja migran Indonesia, kan (konon) di lokasi operator judi online,” jelasnya.

Malaysia, lanjutnya, negara berdasar agama tapi ada Genting Highland. “Mungkin, sudah saatnya dipikirkan, ‘diakomodir’ penjudi Indonesia,” tutupnya. (R10/f)

Sumber
: KORAN SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru